BELOPA, BKM — Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Kesehatan bekerja sama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, melakukan Pencanangan Vaksinasi Covid-19. Kegiatan ini dipusatkan di halaman Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Belopa, Kelurahan Tanamanai Kecamatan Belopa, Kamis (4/2). Hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), pengurus KNPI, IPMIL, Pemuda Pancasila, PSC 119, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan
yang ketat.
Bupati Luwu Dr H Basmin Mattayang memantau langsung pencanangan dan penyuntikan perdana vaksin covid-19 jenis Sinovac. Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto menjadi orang pertama yang menerima suntikan. Disusul Wakil Ketua DPRD Zulkifli, Danramil Belopa Kapten CBA Marthen Luther, Ketua MPC Pemuda Pancasila yang juga Sekretaris BKPSDM Luwu Andi Muhammad Ahkam Basmin, Ketua PSC 119 Luwu Andi Muhammad Arham Basmin, Direktur RSUD Batara Guru dr Daud Mustakim, Ketua Apdesi Andi Muhammad Arfan Basmin, pengurus IDI dr Adi Sastrawijaya, pengurus PSC 119 Luwu Rajiev Noer, pengurus PPNI Luwu Iskandar, pengurus KNPI Andi Baso Amri Yasir, Ketua IPMIL Muhammad Reski Sujono, pengurus MPC Pemuda Pancasila Agus Usman dan Sekretaris BPBD Aminuddin
.
Sementara Sekkab Luwu H Sulaiman, Ketua Pengadilan Agama Lia Yuliasih dan Kasi Intel Kejari Luwu Jainuardy Mulia batal menerima suntikan vaksin Covid-19 karena tidak memenuhi syarat.
Bupati Basmin memberikan apresiasi yang tinggi kepada mereka yang ikut mensukseskan pencanangan vaksinasi di Kabupaten Luwu
.
“Vaksinasi ini sebagai upaya pemerintah dalam mengendalikan dan penanggulangan pandemi covid-19. Untuk itu, pemerintah Kabupaten Luwu memberikan Apresiasi yang tinggi terhadap semua pihak yang ikut berperan mensukseskan pencanangan vaksinasi covid-19. Kepada penerima suntikan vaksin perdana ini, Pemkab Luwu juga memberikan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada mereka yang telah membantu pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19,” ujar bupati.
Sebelumnya, pencanangan vaksinasi covid-19 dibuka Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto. Ia mengatakan, bahwa secara regional, Kabupaten Luwu merupakan salah satu dari 17 kabupaten yang tertinggi kasus covid-19. Posisi ini memberi gambaran upaya strategis yang telah dilakukan selama ini, baik berupa tracing, testing dan edukasi.
Upaya tracing terhadap seluruh kasus terkonfirmasi yang dilakukan bertujuan untuk sesegera mungkin menemukan kasus-kasus tambahan agar secepatnya melakukan upaya memutuskan mata rantai penularan.
“Pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka penanggulangan pandemi. Tidak hanya dilaksanakan dari sisi penerapan protokol kesehatan, namun juga vaksinasi sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19. Vaksinasi ini bertujuan meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian serta mendukung produktifitas ekonomi dan sosial,” ujar AKBP Fajar Dani Susanto
.
Kepala Dinas Kesehatan Luwu dr Rosnawary Basir, melaporkan bahwa vaksinasi tahap pertama memprioritaskan tenaga kesehatan dan tenaga penunjang sebanyak 2.118 orang. Mereka tersebar di 22 puskesmas dan dua rumah sakit.
”Vaksinasi kita dilakukan secara serentak di 22 puskesmas dan dua rumah sakit, yaitu RSUD Batara Guru Belopa dan RS Hikmah Belopa,” ujarnya.
Dilaporkan pula, bahwa telah dilakukan serah terima vaksin covid-19 dan logistik vaksinasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan kepada Dinas Kesehatan Luwu pada Kamis (28/1) lalu. Rinciannya, vaksin Sinovac sebanyak 4.040 vial dan logistik vaksin berupa auto disible syringe (ADS) 0,5 ml sebanyak 4.242 buah, safety box kapasitas 5 liter sebanyak 42 buah, dan alcohol swab sebanyak 81 buah. (rls)

