GOWA, BKM — Sesosok mayat laki-laki ditemukan dalam karung plastik warna putih. Di atasnya ditutup rumput ilalang. Lokasinya di tengah ladang Dusun Biring Romang, Desa Panaikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.
Penemuan mayat pada hari Sabtu (6/3) pukul 21.15 Wita itu membuat geger warga setempat. Hingga Minggu (7/3), aparat Polres Gowa masih melakukan penyelidikan.
”Kasusnya masih dalam penyelidikan. Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk diidentifikasi,” ujar Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, kemarin.
Di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan beberapa barang bukti. Sementara untuk identitas mayat laki-laki tersebut masih dilakukan pencarian.
Penemuan karung berisi manusia itu berawal ketika warga mengendus ada aroma busuk area ladang. Mendapat informasi penemuan mayat itu, Kapolsek Bontomarannu Iptu Bahtiar langsung menuju lokasi. Bersama tim Inafis dan DVI kepolisian, lokasi disterilkan lalu dilakukan olah TKP.
”Sementara kita tunggu hasil olah TKP dan kumpulkan bukti-bukti untuk mendapatkan faktanya. Korbannya tidak memiliki identitas. Sudah dibawa ke RSU Bhayangkara Makassar untuk dilakukan proses penyelidikan. Salah satunya diotopsi,” kata Iptu Bahtiar yang dikonfirmasi, Minggu pagi (7/3).
Dikatakan kapolsek, pihak kepolisian melakukan olah TKP di beberapa titik yang tak jauh dari penemuan mayat tersebut.
“Telah kami lakukan olah TKP, baik di lokasi penemuan mayat maupun di tempat lain yang diduga ada hubungan dengan kejadian tersebut. Apalagi tidak jauh dari penemuan karung itu ditemukan bercak darah. Sementara kita olah. Sabar dulu ya. Faktanya nanti kita sampaikan,” terang kapolsek.
Terpisah, Kepala Dusun Biring Romang Indra Mappabila yang dikonfirmasi di lokasi, membenarlan adanya temuan mayat dalam karung dan tanpa identitas. Namun, kata dia, kemungkinan mayat dalam karung itu ada kaitannya dengan seorang warganya yang hilang dua hari lalu.
“Iya, semula saya sempat mendapatkan laporan terkait ada salah satu anggota keluarga dari warga saya, katanya sudah dua hari tidak berada di rumahnya. Hal ini yang membuat kecurigaan terhadap mayat yang ditemukan tersebut. Letak kecurigaannya, karena di dekat TKP, kondisi sawah di situ seperti bekas ada perkelahian. Ditambah lagi ada bercak darah. Kira-kira sekitar 50-an meter dari lokasi penemuan mayat yang dalam karung itu,” jelas Indra.
Namun terkait benar tidaknya, kata kepala dusun, semuanya diserahkan kepada kepolisian untuk mengungkapnya.
Dari olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti karung dan sarung. Juga ada beberapa benda lainnya yang dianggap berkaitan dengan penemuan mayat tersebut.
Diduga Bernama Jamal
Meski pihak kepolisian masih mencari bukti-bukti terkait siapa mayat lakilaki yang ditemukan dalam karung itu, warga sekitar menduga itu adalah Jamal. Alasannya, karena ia sudah dua hari menghilang dari rumah gubuk di dekat ladang yang ditempatinya sekian lama.
Penemuan mayat dalam karung ini, berawal ketika warga yang berjumlah 15 orang dipimpin Kepala Desa Panaikang Ismail Gannari, Sabtu (6/3) pukul 19.46 Wita mencari warga bernama Jamal yang tidak diketahui keberadaannya selama dua hari. Dalam pencarian itu, warga mendatangi dan mengecek di sekitar tempat tinggalnya, di sebuah gubuk dalam kebun milik Dg Nyarrang.
Saat dilakukan pencarian, warga melihat kondisi padi di sawah rebah. Mereka lalu menelusuri sawah tersebut, dan ditemukan adanya dugaan bercak darah .
Warga terus melakukan penelusuran, hingga menemukan karung warna putih lusuh pada pukul 21.15 Wita. Posisinya di bawah pohon lokasi kebun atau ladang yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari rumah kebun yang ditinggali Jamal.
Karena temuan mayat dalam karung itu, para warga melapor ke Bhabinkamtibmas. Mendapat instruksi dari Bhabinkamtibmas, warga kemudian merobek sedikit karung tersebut. Terlihatlah kaki manusia di dalamnya.
Tidak menunggu lama, Bhabinkamtibmas lalu mendatangi TKP dan melaporkan kejadian ke Kapolsubsektor Pattallassang Iptu Rasyid. Selanjutnya diinformasikan ke Kapolsek Bontomarannu Iptu Bahtiar. Koordinasi dengan tim Inafis Polres Gowa dan tim Dokpol Polda Sulsel pun dilakukan.
“Belum bisa dipastikan identitas korban, apakah korban itu Jamal atau bukan. Sebab tidak memiliki identitas lengkap. Sementara Jamal juga diketahui bukan warga Kabupaten Gowa. Warga yang sedang dicari itu adalah warga Kabupaten Bulukumba yang selama ini bekerja menjaga kebun milik Dg Nyarrang,” ujar Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, kemarin. (sar)

