pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tak Ada Kerumunan, Dikawal 1.200 TNI/Polri

Warga yang Ikut Festival Vaksin Dijemput Ojol

MAKASSAR, BKM — Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani memastikan tidak akan ada kerumunan saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Sulsel, Kamis (18/3) lusa. Abdul Hayat menegaskan, saat kunjungan presiden nanti, akan diterapkan protokol kesehatan secara ketat di titik yang dikunjungi.
“Tidak ada kerumunan pada saat Bapak Presiden melakukan kunjungan, karena diterapkan protokol kesehatan yang ketat,” kata Abdul Hayat saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantapan Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden RI di Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (15/3).
Rencananya, Presiden Jokowi akan tiba di Makassar sekitar pukul 10.00 Wita. Selanjutnya, akan bertolak dari Makassar ke Tana Toraja guna meresmikan Bandara Buntu Kunik yang dilakukan secara virtual. Kemudian pukul 10.50 Wita, Jokowi beserta rombongan dan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman akan melakukan penekanan tombol sebagai tanda diresmikannya bandara.
Selanjutnya, kata Abdul Hayat, pukul 11.45 Wita, Presiden RI beserta rombongan meninjau proses vaksinasi di Puskesmas Tana Toraja, serta mengecek prosesnya. Di tempat ini dibatasi hanya 50 orang, dengan menggunakan pakaian adat.
Kemudian pukul 13.50 Wita, Jokowi makan siang di atas pesawat. Pukul 14.50 Wita tiba kembali di Makassar, menuju lokasi peresmian kolam regulasi Nipa-nipa.
“Karena terbatasnya waktu, saya kemarin mengusulkan ke kementerian melalui virtual agar Bapak Presiden Jokowi meresmikan jembatan jalan tol AP Petta Rani lewat penandatanganan prasasti,” ungkap Abdul Hayat.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyebutkan kedatangan Presiden di Makassar nanti akan memantau langsung Festival Smart Vaksinasi Covid-19. Ia mengatakan, festival yang diselenggarakan Pemkot Makassar merupakan terobosan baru untuk mempercepat proses vaksinasi. Kata Danny, dengan festival tersebut dalam sehari ditarget masyarakat yang mengikuti vaksinasi sebanyak 1.000.
“Bapak Presiden akan memantau langsung festival smart vaksinasi Kota Makassar. Kegiatan ini sebuah model baru untuk mempercepat proses vaksinasi,” terang Danny, kemarin.
Soal rencana peresmian tol layang AP Pettarani, Danny mengatakan hingga saat ini belum ada agenda khusus. Hasil rapat dengan Pemprov Sulsel dan Forkopimda, jika mengacu pada agenda saat ini yang masih tentatif, peresmian tol layang AP Petta Rani akan dilakukan secara simbolis saat peresmian kolam regulasi Nipah-nipah.
“Kemungkinan peresmian tol layang AP Pettarani secara simbolis saat peresmian kolam regulasi Nipa-nipa. Mungkin ada penandatangan prasasti,” ungkap Danny.
Usai rapat bersama Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Danny Pomanto menyebutkan persiapan untuk menyambut kedatangan presiden sudah mencapai 90 persen. “Soal kesiapan tempat dan detail pelaksanaan sudah kami persiapkan. Kita sudah siap 90 persen,” ujarnya di kantor gubernur.
Dia menekankan, dalam puncak kegiatan nantinya, pihaknya akan secara ketat melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu, tamu undangan dan warga yang akan divaksin di Hotel Dalton, semuanya harus melakukan swab antigen.
Festival Smart Vaksinasi merupakan model percepatan vaksinasi covid-19 yang smart, cepat, dan menyenangkan. “Selama ini vaksinasi selalu dikonotasikan sebagai sesuatu yang menyeramkan. Sehingga kita bisa lebih cepat,” jelasnya.
Danny menargetkan, dalam Festival Smart Vaksin ini, jika berjalan dengan baik, dalam sehari bisa 10 ribu orang yang divaksin. Melalui kegiatan ini, Danny optimistis mampu menekan kasus covid-19. Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan jatah 1,6 juta vaksin dan Kota Makassar 240.000 vaksin.
Rencananya, para penerima vaksin akan diberikan skrining digital yang akan ditunjukkan kepada petugas vaksinator di lokasi untuk selanjutnya mendapatkan kode kursi. Warga yang akan divaksin nantinya dijemput dengan ojol, jadi tidak ada kemacetan maupun kerumunan. Sesampainya di lokasi dan duduk sesuai nomor kursi, maka akan didatangi lima orang petugas dalam satu baris.
Terpisah, Camat Biringkanaya Andi Syahrum Makkuradde mengaku telah menggelar rapat koordinasi bersama sekcam dan lurah dalam rangka rencana kunjungan Presiden Joko Widodo di kegiatan festival vaksin yang dilakukan di Makassar. Mulai mempersiapkan infrastruktur dan mendukung pelaksanaan vaksinasi.
“Rakor membahas mengenai persiapan vaksin covid-19 yang akan dilakukan di Kecamatan Biringkanaya. Saya mengoordinasikan para jajaran kecamatan dan lurah di wilayahnya masing-masing untuk melakukan persiapan pelaksanaan vaksinasi,” ujar Andi Syahrum, Senin (15/3).
Seluruh petugas yang ada di Biringkanaya juga ditugaskan untuk mempersiapkan sumber daya manusia, sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan vaksinasi. “Mengenai jadwal dan tahapan pemberian vaksin sudah ditetapkan pemerintah kota sesuai dengan ketersediaan vaksin, kelompok prioritas penerima vaksin, dan jumlah kuotanya setiap hari,” tuturnya.

Dikawal 1.200 Personel

Aparat keamanan juga bersiap untuk menyambut kedatangan Presiden Jokowi di Sulsel. Sebanyak 1.200 personel gabungan dari TNI-Polri akan dikerahkan
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan, mengatakan rapat koordinasi yang membahas hal tersebut dilaksanakan di kantor gubernur. Selain menerjunkan personel gabungan, juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas di jalur yang akan dilalui presiden nantinya.
“Ada rekayasa lalu lintas yang akan kita lakukan. Sebagai prioritas untuk pengamanan presiden dan kelancaran di jalur yang akan dilalui,” ujarnya, kemadin.
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin Letkol Sandi mengaku pihaknya belum menerima informasi pasti dari Jakarta soal rencana kedatangan presiden ke Sulsel. “Belum ada rapat soal kedatangan presiden ke Sulsel,” katanya, kemarin.
Karena itu, ia belum bisa memastikan atau memberikan keterangan terkait hal tersebut. “Biasanya kalau ada agenda seperti itu, pasti ada rapat internal,” katanya. (nug-rhm-ita-mat)



×


Tak Ada Kerumunan, Dikawal 1.200 TNI/Polri

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar