MAKASSAR, BKM –Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar-Ekraf) tetap melanjutkan dana hibah pariwisata. Tahun 2021, dana hibah pariwisata Kota Makassar dipangkas dari Rp48 miliar menjadi Rp40 miliar.
Keputusan itu diambil sebagai sanksi atas gagalnya Pemerintah Kota Makassar mencairkan dana hibah pada tahun 2020 lalu, sehingga menurut juknis (petunjuk teknis) itu harus dikembalikan ke pusat.
Hal tersebut diakui Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya saat bertandang di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (12/4)
Ia mengatakan meskipun dana Hibah Pariwisata Kota Makassar mendapatkan pemangkasan, tapi sektornya diperluas.
“Tahun ini masih tetap berjalan, total dana keseluruhan, nilainya berkurang dari tahun lalu namun sektornya bertambah diperluas,” tandas Wisnu.
Wisnu menegaskan dana hibah pariwisata Kota Makassar tahun 2020 tidak cair itu murni kesalahan dari Pemerintah Daerah itu sendiri bukan dari Pemerintah Pusat dalam hal Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Tahun kemarin tidak cair itu permasalahan dari daerah itu sendiri bukan dipusat tapi di daerah, itu kembali ke daerah,” ungkap Wisnu.
Sementara Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonensia (PHRI) Anggiat Sinaga, mengatakan kegagalan Pemerintah Kota Makassar mencairkan dana hibah pariwisata tahun 2020 menjadi pengalaman berharga.
Olehnya tahun 2021, Anggiat Sinaga optimis dana pariwisata cair lantaran dirinya selaku Ketua PHRI Sulsel telah melakukan pertemuan dan audience bersama Walikota Kota Makassar Mohammad Ramadhan ‘Danny’ Pomanto.
Dalam pertemuan tersebut sambung Anggiat sapaannya, mengatakan Danny segera melakukan pertemuan dengan pihak kementerian pariwisata.
“Saya kira kegagalan mencairkan dana Hibah tahun 2020 menjadi pengalaman berharga dan tahun ini saya yakin bisa karena sudah ada walikota defenitif yang bisa mengontrol secara detail dalam proses pemerintahan,”ungkap Anggiat.
“Saat kami audensi, pak wali memberi penegasan agar kita fokus 2021 dan beliau sudah mengagendakan segera bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekraf ini bukti pak Wali Kota Makasssar serius akan hal ini,” tutupnya. (jun)
Dana Hibah Pariwisata Tetap Dilanjut
×

