pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Air Comberan Bau Busuk Tergenang di Badan Jalan

Warga Bangkala-Biringromang Protes, Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

MAKASSAR, BKM — Minggu pagi (23/5) di depan jalan masuk Kompleks Perumahan BTN Ranggong Permai, Jalan Tamangapa Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Banyak orang yang berkumpul. Mereka memasang ban bekas. Jalanan tersebut tampak tergenang dengan air berwarna keruh. Seorang warga tampak berdiri di atas ban lalu berorasi.

Ini adalah aksi damai warga yang bermukim di Kelurahan Bangkala dan Kelurahan Biringromang, Kecamatan Manggala. Mereka juga menanam pohon pisang di tengah jalan poros provinsi sebagai bagian dari protes.
Menurut warga, aksi ini sebagai ekspresi kekecewaan dan kekesalan karena sudah puluhan tahun jadi langganan banjir. Selain itu, genangan air got dan comberan berbau busuk tergenang di badan jalan setiap kali hujan.

Salah seorang pengunjuk rasa Jamaluddin dipanggil Om Ja, menegaskan apa yang mereka lakukan ini merupakan bentuk tuntutan warga agar Pemerintah Provinsi Sulsel memperhatikan dan peduli dengan kondisi ruas jalan yang sudah 25 tahun tergenang air comberan dan menggenangi ratusan rumah warga saat musim hujan.

Ruas jalan yang tergenang air got sepanjang 300 meter. Ini sangat mengganggu arus lalu lintas di jalan poros provinsi, karena memperlambat arus kendaraan dan langganan macet,” ungkap Jamaluddin.

Dalam orasi warga yang dirugikan dan terdampak genangan air got itu, meminta kepada pemerintah provinsi memberi prioritas untuk melakukan penggalian dan pengerukan drainase di sisi kanan dan kiri jalan. Drainase dengan kedalaman dua meter tersebut sudah puluhan tahun dibiarkan. Kondisinya, selokan penuh lumpur, pasir dan sampah lainnya.

Mengeruk dan menggali pasir, tanah dan material lainnya dari drainase sepanjang 1 km pada kedua sisi jalan yang bermasalah itu akan memperlancar aliran air genangan itu ke waduk Antang,” tegas Jamaluddin yang juga ketua RT 06/RW 04 di Kompleks BTN Ranggong Permai ini.

Beberapa tahun lalu, kata Om Ja yang juga salah seorang security di SMPN 2 Makassar ini, ada informasi kalau sudah ada alokasi dan APBD Provinsi Sulsel untuk rehabilitasi dan penanganan genanga banjir di lokasi tersebut. Namun entah mengapa, sampai tahun anggaran berakhir proyek penanganan genangan air dari alokasi APBD Sulsel tidak terealisasi di lokasi.

Warga sekitar lokasi jalan bermasalah itu seringkali melakukan kerja bakti mengeruk selokan, tetapi itu hanya penanganan bersifat sesaat. Sebab bila hujan turun, drainase akan kembali penuh oleh material lainnya. Akibatnya, jalan poros kembali tergenang air busuk. Butuh beberapa hari baru air genangan itu kering.

Jamaludin juga mempertanyakan kepeduliaan anggota DPRD Provinsi Sulsel dari daerah pemilihan tersebut. Wakil rakyat tersebut diminta untuk peduli dan turun ke tengah masyarakat yang memilihnya, menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan dan masalah yang dihadapi warga dalam kurun waktu sudah puluhan tahun. (*/rus)




×


Air Comberan Bau Busuk Tergenang di Badan Jalan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar