pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Respons Pemprov Lambat, Pemkot Ambil Alih

Pengerukan Drainase di Tamangapa Raya

MAKASSAR, BKM — Aksi protes warga dengan menanam pohon pisang di tengah jalan poros Tamangapa Raya, Minggu (23/5), berbuah hasil. Pada Senin (24/5), puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) Kota Makassar drainase diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan pengerukan sedimentasi yang menjadi penyebab terjadinya genangan di ruas jalan provinsi tersebut.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan peninjauan langsung aktivitas pengerukan tersebut. Ia bersama anggota DPRD Makassar dari Partai Nasdem Supratman.

Sebenarnya, persoalan genangan yang sudah dirasakan warga selama lima tahun itu merupakan tugas dan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulsel. Namun, karena respons dari provinsi sangat lamban, pemkot berinisiatif untuk melakukan pengerukan.
“Secara kewenangan, karena poros Tamangapa Raya merupakan jalan provinsi, tentu ini menjadi tugas pemprov. Tetapi kita tidak inginkan ada hal seperti ini kemudian dibiarkan. Yang terkena dampak adalah warga Makassar. Saya pastikan tindakan Dinas PU Makassar saat ini adalah sebuah wujud tanggung jawab sebagai pemerintah. Kita bantu Dinas PU provinsi dulu,” jelas Danny.
Sejak Minggu, Dinas PU Makassar langsung turun beserta alat beratnya langsung melakukan pengerukan. “Saya sampaikan kepada warga bahwa pemerintah itu hadir untuk memberikan solusi atas keluhan mereka,” ungkap Danny.
Diapun menginstruksikan kepada Dinas PU Makassar untuk bekerja secara maksimal dan menyelesaikan keluhan-keluhan warga. “Saya menginginkan normalisasi drainase ini harus tuntas. Saya tidak mau ada hal-hal seperti ini yang merugikan masyarakat. Selanjutnya saya akan berkoordinasi dengan Plt Gubernur Sulsel untuk langkah selanjutnya,” terang Danny.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar terus berbenah mencari solusi komprehensif untuk menyelesaikan persoalan banjir di Makassar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan.
Normalisasi sungai yang menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan dan Jeneberang (BBWSPJ) tersebut terus dimasifkan selama beberapa pekan terakhir.

Setelah melakukan pengerukan di Sungai Biringjene pada 18 Mei 2021 lalu, DPU bersama dengan BBWSPJ kini bertolak ke Sungai Sabbeng yang juga akan dilakukan pengerukan.
“Peninjauan Sungai Sabbeng belakang Perumnas Antang Blok 10 oleh DPU Makassar bersama BBWS Pompengan Jeneberang. Hasil peninjauan akan dilakukan normalisasi Sungai Sabbeng oleh BBWSPJ,” ujar Humas DPU Kota Makassar, Hamka Darwis.
Menurut Hamka, normalisasi sungai harus dilakukan dari sekarang. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui DPU terus berupaya mengatasi persoalan banjir di Kota Makassar yang kerap melanda saat musim hujan tiba. (rhm)



×


Respons Pemprov Lambat, Pemkot Ambil Alih

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar