pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Danny Semprot Sekolah

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar berencana membuka sekolah tatap muka di awal tahun ajaran baru atau Juli mendatang.
Berbagai persiapan dilakukan. Mulai melakukan verifikasi terhadap sekolah yang mengajukan kesiapan belajar offline, hingga mempersiapkan satgas covid-19 di setiap lingkungan sekolah.

Masih dalam rangkaian persiapan menghadapi pembelajaran tatap muka, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, menginstruksikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyemprotan desinfektan ke sekolah-sekolah.
Tujuannya agar gedung sekolah siap digunakan oleh siswa dan para guru. Penyemprotan ini ditargetkan selesai dua minggu kedepan.
Sebelum aksi itu dilakukan, wali kota
memimpin apel pelepasan tim penyemprotan disinfektan oleh Dinas Pemadam Kebakaran, di Mako Damkar Kota Makassar, Kamis (17/6).
“Ini adalah kick off kita untuk bergerak secara fisik untuk persiapan tatap muka anak sekolah. Jadi ada 400-an sekolah SD dan SMP yang akan disemprot dalam otoritas pemerintah kota Makassar. Kalau SMA kita menunggu konfirmasi provinsi,” ujarnya.
Danny mengatakan, persiapan ini melihat Rt kota Makassar saat ini berada semakin menurun di angka 0,7 persen dimana sebelumnya mendekati angka 1.
Artinya, penyebaran virus corona sudah lebih ditekan dengan berbagai upaya sebelumnya. Seperti pembentukan satgas Raika yang mengurai keramaian saat banyak yang berkerumun, Covid Hunter dan Tim detektor.

Vaksinasi untuk guru pun diklaim Danny telah selesai 100 persen.
“Kita akan lanjutkan testing antigen kepada 197.800 anak murid swasta dan negeri di Kota Makassar. Vaksin juga nantinya akan didampingi oleh orang tua siswa. Genose juga sudah tiba minggu depan,” sebut Danny.
Danny juga mengapresiasi Dinas Pemadam Kebakaran yang selalu bekerja dengan hati tanpa diperintahkan.
“Dia sudah tahu tugasnya. Saya sangat apresiasi damkar. Saya harap seluruh anggota pemadam kebakaran teruslah bersemangat menyemprot tuntas jangan sampai ada ketinggalan biar 1 cm pun. Semua harus disemprot. Pantang pulang sebelum tuntas,” pungkas Danny.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Hasanuddin, mengatakan, kegiatan sterilisasi di sekolah merupakan instruksi wali kota. Tujuannya untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Kita tidak ada target (penyemprotan), tapi berdasarkan data ada 600 sekolah SD, SMP dan termasuk SMA. Kita minta petunjuk Disdik Provinsi dulu. Kalau disetujui baru kita bergerak di situ,” ujarnya.
Dia mengatakan, target penyemprotan seluruh sekolah yang ada di Makassar. Mulai dari jenjang SD dan SMP. Sementara SMA, menunggu permintaan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan.
“Ada dua program yang kami lakukan, selain penyiraman, petugas juga dikerahkan untuk melakukan edukasi ke jalan sebagai bentuk komitmen menjalankan protokol kesehatan,” tambahnya.
Salah satu lokasi penyemprotan yaitu Sekolah Dasar (SD) Negeri Percontohan PAM, di jalan Ratulangi.
Terlihat, petugas berkeliling menyemprotkan disinfektan. Mulai dari area luar gedung sekolah hingga bagian dalam ruang-ruang kelas. Sumber cairan diambil dari armada pemadam kebakaran.
“Cairan yang kita semprotkan ini kita buat khusus, ada kandungan deterjen sesuai anjuran IDI (Ikatan Dokter Indonesia),” tutup Hasanuddin. (rhm)

Berita Terkait:



×


Danny Semprot Sekolah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar