pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Distribusi dari Pusat Telat, Stok Vaksin Menipis

MAKASSAR, BKM — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Ichsan Mustari mengatakan pemerintah provinsi sudah beberapa kali menyurati pemerintah pusat untuk meminta tambahan vaksin covid-19. Namun sampai saat ini belum ada vaksin tambahan yang tiba di Provinsi Sulsel.

“Pemprov Sulsel sudah menyurati Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meminta penambahan vaksin covid-19 karena stok di daerah sudah mulai habis,” ujar Muhammad Ichsan Mustari, Kamis (22/7).

Muhammad Ichsan Mustari menjelaskan, lewat surat pada pekan yang lalu, pihaknya mengajukan tambahan 15 ribu vial atau 150 ribu dosis vaksin ke Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Menurut Ichsan, rencananya untuk Jumat besok (hari ini) akan mengirim ratusan vial tersebar ke-kabupaten/kota stok yang tersedia. Namun berapa jumlah pastinya, dirinya belum mendapatkan kejelasan dari Bidang yang menangani.

“Kebutuhan kita sangat besar. Akibat pasokan vaksin sudah tipis, saat ini vaksinasi covid-19 di sejumlah kabupaten/kota Alhamdulillah masih tetap berjalan. Tapi tidak dipungkiri stok menipis. Besok (hari ini) kami akan drop lagi ke kabupaten/kota,” jelasnya lagi.
Ichsan mengaku heran terjadi keterlambatan distribusi vaksin dari pusat ke daerah. Padahal Presiden RI Joko Widodo menyatakan stok vaksin nasional saat ini sekitar 100 juta lebih.
”Tapi, kenapa pendistribusian ke daerah terhambat. Ini yang jadi pertanyaan kita. Sementara antusias masyarakat untuk ikut vaksin terus meningkat,” jelasnya lagi.

Masih kata Ichsan, vaksin memang menjadi harapan Pemprov Sulsel demi mengejar target vaksinasi pada akhir Juli 2021, sehingga akan terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Tingkat kesadaran masyarakat untuk mendapatkan manfaat vaksinasi covid-19 di Provinsi Sulsel belakangan ini terus meningkat. Bahkan stok yang tersedia sekarang dan hanya bisa bertahan dalam berapa pekan,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulsel Muhammadong, mengatakan di provinsi sebenarnya hampir tidak ada stok, karena setelah datang langsung dikirim ke labupaten/kota.

Muhammadong mengklaim telah mengirim surat ke Jakarta untuk meminta penambahan vaksin.

“Sudah ada beberapa daerah melaporkan telah kehabisan vaksin. Saat ini masih menunggu kapan vaksin yang kita minta bisa dikirim,” ungkapnya.

Dijelaskan bahwa sistem distribusi vaksin di Sulsel, masing-masing kabupaten/kota menginput kebutuhannya sehingga nanti langsung terdistribusi. Walau begitu, ada juga yang menyesuaikan dengan permintaan provinsi.

“Alhamdulillah, saat ini animo masyarakat untuk divaksin sudah bagus,” imbuhnya. (jun)




×


Distribusi dari Pusat Telat, Stok Vaksin Menipis

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link