pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Disdik Godok Pemerataan Mutu Pendidikan

MAKASSAR, BKM — Dinas Pendidikan Sulsel saat ini sedang mengembangkan platform pendidikan yang akan digunakan di tahun 2022. Dimana platform pendidikan ini ditujukan untuk pemerataan mutu pendidikan yang ada Sulsel.
Kepalas Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Prof Muhammad Jufri mengatakan, platform pendidikan yang sedang dikembangkan merupakan langkah untuk mengatasi kesenjangan mutu pendidikan yang ada di Sulawesi Selatan.

“Yang kita mau atasi itu kesenjangan mutu. Jadi apa yang didapatkan anak anak yang belajar dikota di ajar dengan guru-guru berkualitas begitu, kita harapkan juga sama dengan yang diterima oleh anak anak kita yang ada di daerah daerah terpencil. Daerah kepulauan dan lainnya,” ungkapnya, Minggu (22/8).
Lanjut, pemerataan mutu pendidikan lewat platform aplikasi tersebut nantinya akan bèrbasis online sehingga dapat dijangkau oleh semua siswa yang ada di Sulawesi Selatan baik yang dikota maupun di desa dan kepulauan.
“Sehingga semua siswa yang ada di perkotaan dan di daerah pedesaan maupun di kepulauan mendapat mutu pendidikan yang sama berbasis online,” lanjutnya.

Prof Jufri, menjelaskan platform pendidikan ini mengusung konsep satu guru untuk seluruh siswa se Sulawesi Selatan, lewat video-video yang dapat diakses lewat online dan offline.
“Platform pendidikan ini mengusung konsep satu guru untuk mengajar seluruh siswa di Sulawesi Selatan dengan Sistem online, Kita juga disistem ini nanti menyediakan video video yang sifatnya online dan offline,” jelasnya.
Ia menambahkan, guru yang mengajar nantinya merupakan guru hebat di bidangnya akan mengejar di Dinas Pendidikan melalui online sehingga dapat di akses oleh seluruh siswa yang ada di Sulsel.
“Nanti konsepnya itu satu guru, satu guru hebat misalnya toh direkrut guru guru yang kita anggap memiliki penguasaan konten yang bagus, hebat mengajar nah itu nanti akan mengajar di disdik misalnya guru MTK mengajar kelas 1 jam 8 pagi semua kelas 1 ipa di seluruh kabupaten kota yang masih terjangkau internet ini akan mengikuti pembelajaran,” beber Prof Jufri.

Sehingga, satu guru kata dia, dapat mengajar ribuan siswa pada kelas yang sama di sekolah yang berbeda.
“Jadi satu guru mengajar untuk ribuan siswa pada kelas yang sama di sekolah yang berbeda ditempat yang berbeda kira kira begitu gambarannya. Kami yang bahas tadi ini kita sudah membangun aplikasi, semenatara aplikasi masih dikembangkan terus makanya tadi didiskusikan bagaimana nanti kira kira,” terangnya.
Meskipun sekolah yang ada di Sulawesi Selatan masih ada yang terdapat di daerah terpencil dan tak menjangkau internet, platform tersebut juga menyediakan materi-materi yang dapat diakses offline.
“Jadi ada juga yang offline, bahan-bahan offlinenya nanti diperuntukkan untuk anak anak didaerah 3T bahkan bahan bahan yang online pun dia boleh dapatkan di copy dan mereka bisa pelajari disana tanpa menggunakan kuota, copy ki file nya toh,” tuturnya. (jun)




×


Disdik Godok Pemerataan Mutu Pendidikan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link