MAKASSAR, BKM–Pendapatan pajak retribusi di sejumlah sektor di kota Makassar dinilai masih belum optimal. Hal ini disebebkan karena kurangnya kesadaran masyarakat.
“Retribusi ini penting, sebagai masyarakat kita jangan hanya sibuk di rumah, kita harus mengerti apa aturan dari pemkot,” kata anggota DPRD Kota Makassar, Yeni Rahman, kemarin.
Ia mencontohkan retribusi parkir. Masyarakat kerap mengabaikan karcis, padahal karcis tersebut penting agar anggaran bisa masuk ke pemerintah kota. Kesalahan itu justru rawan dipermainkan oleh oknum jukir.
Hal ini dikatakannya hanya menjadi contoh kecil. Menurutnya potensi PAD Makassar sangatlah tinggi, namun potensi dan optimalisasi belum diraih.
“Masyarakat perlu menyadari bahwa hal ini berdampak pada PAD. Hal ini yang kemudian digunakan untuk membangun Makassar,” ungkapnya.
Ia juga mencontohkan retribusi perizinan penjualan minol di sejumlah tempat usaha seperti diskotik, cafe, bar, juga memiliki ketentuan khusus. Masing-masing memiliki kewajiban dalam menyetorkan retribusinya berdasarkan ketetapan yang diberikan.(nug)

