MAKASAR, BKM–Selain mendorong kemajuan pembelajaran umum di Makassar, DPRD Kota Makassar juga tengah mendorong peningkatan pemgetahuan religi masyarakat kota Makassar.
Anggota DPRD Kota Makassar, Rezki, mengatakan, pihaknya tengah mendorong peningkatan baca tulis Al-Quran di kota Makassar guna menuntaskan buta aksara Al-Quran.
Buta aksara Al-Quran di Makassar, jelas Rezki, perlu diatensi serius seluruh pihak. Hal ini harus dituntaskan dengan cara sistematis.
“Jadi pemerintah dan orang tua memiliki beban dan tanggung jawab dalam memberikan pelajaran membaca al-Quran sejak dini,” ungkapnya.
Selain menyasar murid, kesejahteraan guru mengaji di Makassar juga dikatakannya harus ditingkatkan. Insentif terhadap mereka harus terus ditingkatkan.
Karena baginya, merekalah salah satu pendorong peningkatan pengetahuan baca tulis Al-Quran.
“Tugas mereka membimbing dan mengajak anak-anak kita agar sentantiasa bisa mempelajari al-Quran sehingga tugas mereka ini sangat penting. Mereka ini harus disejahterakan juga oleh pemerintah,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Makassar, Muhammad Syarief,mengatakan, akan melakukan peningkatan dasar baca tulis Al-Quran kepada anak-anak di Makassar.
Apalagi, kata dia, baca tulis Al-Quran akan turut menjaga kualitas akhlak dan akidah anak-anak di Makassar. Sehingga secara tidak langsung ikut mengurangi tingkat kriminalitas di Kota Makassar.
Selain itu juga akan menjadi jembatan awal bagi anak-anak menjadi penghapal Al-Quran. Hal ini dikatannya telah berkesesuaian dengan program pemkot yang tengah mendorong 5.000 penghapal Al-Quran lorong.
“Baca tulis Al-Quran ini menjadi dasar dalam mencetak calon-calon hafiz di Kota Makassar, yang terus kita dorong agar bisa terus tumbuh,” tutupnya.(nug)

