MAKASSAR, BKM — Tim Penggerak PKK Kota Makassar belajar pendataan dasawisma menggunakan aplikasi ke PKK DKI Jakarta.
Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail, mengapresiasi terobosan yang telah dilakukan oleh TP PKK Prov DKI Jakarta, dengan pemanfaatan aplikasi dalam pelaksanaan pendataan dasawisma.
“Di era pandemi ini, PKK harus melek IT, keterbatasan gerak menjadikan kita berfikir lebih kreatif, tentunya kami ingin sharing terkait pendataan keluarga yang telah berhasil dilalukan oleh kader dasawisma PKK Prov DKI Jakarta,” tuturnya.
Dengan adanya data dasawisma yang akurat, dapat memberikan banyak manfaat, termasuk dalam hal membantu pemerintah dalam menentukan kebijakan, sehingga kebijakan yang diambil dapat benar-benar tepat sasaran.
Ketua TP PKK Prov DKI Jakarta, Fery Farhatimemaparkan tentang bagaimana aplikasi Carik Jakarta, menjadi aplikasi pendataan keluarga satu pintu, yang digunakan oleh kader dasawisma PKK DKI Jakarta.
Aplikasi ini digunakan untuk menyukseskan sistem informasi manajemen PKK, yang dicanangkan oleh TP PKK Pusat, dimana seluruh TP PKK se Indonesia, dihimbau untuk turut menyukseskan program tersebut.
“Masa pandemi mendorong kita untuk lebih adaptif dalam merancang dan melaksanakan kegiatan. Kondisi ini membuka kesempatan untuk bergerak dengan cara yang berbeda,” tuturnya.
Sejak masa pandemi, kehadiran TP PKK Kota Makassar menjadi tamu pertama bagi TP PKK Prov Sulsel, dan hal ini pun menjadi hal yang membahagiakan bagi keduanya. (rhm)

