pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

477,77 Hektare Kawasan Kumuh di Makassar

MAKASSAR, BKM– Asian Development Bank (ADB) konsisten mengawal Kota Makassar dalam menangani kawasan kumuh. Menyikapi itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto di hadapan peserta ADB Workshop Slum Assessment For Makassar City, Selasa (14/12) mengapresiasi perhatian tersebut.

“Alhamdulillah Makassar ini, selalu menjadi perhatian ADB kerjasama antara Indonesia dan Australia, kemudian melibatkan semua profesional yang ahli dalam penataan kawasan kumuh,” kata Danny.
Danny menyampaikan rasa bangganya, karena adanya kolaborasi antara internasional, nasional dan lokal, sehingga penataan kawasan kumuh menjadi perhatian yang sangat kuat.
“Saya menyampaikan tadi, kalau urusan performa lokal saya tanggung jawab, untuk menyukseskan acara ini mereka membiayai sendiri, kemudian kita dapat perencanaan ke Makassar City,” jelas Danny.

Walaupun dalam pertemuan ini, ada yang sedikit dikritisi oleh Danny terkait soal peta peta yang lama, dirinya meminta untuk menggunakan peta yang terbaru.
“Pertama harusnya peta yang terbaru dan total yang akan datang. Kita sudah masukkan tata ruang, dan kedua analisis sosial harus betul-betul menjadi utama dulu, karena saya merancang lorong, saya mau lihat aspek sosial, karena itulah yang menjadi bagian yang sangat penting,” ujarnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Makassar, Nirman Mungkasa mengatakan, ada sekitar 477,77 hektare yang mau dikelola yang ada SK-nya.
“Pengelolaan kawasan kumuh ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi terkait; drainase, sampah,air minum, pengelolaan pembakaran, banyak asset yang terlibat disitu dan memang harus ada penanganan sosialnya seperti yang diutarakan bapak wali kota tadi,” terangnya. (rhm)




×


477,77 Hektare Kawasan Kumuh di Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link