MAROS, BKM — Bupati dan Wakil Bupati Maros, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari melakukan mutasi yang kedelapan kalinya setelah menjabat. Pada Senin (10/1), sebanyak 400 orang dilantik untuk jabatan administrator lingkup Pemerintah Kabupaten Maros di Ruang Pola Kantor Bupati.
Pelantikan tersebut dibagi dua sesi untuk menghindari kerumunan.
Chaidir menyebut mutasi kali ini untuk menata kelembagaan serta meningkatkan kinerja para ASN.
“Sekaligus untuk menyesuaikan dengan OPD hasil peleburan dan penggabungan yang baru,” katanya.
Mantan ketua DPRD Maros itu menganggap mutasi yang dilakukannya hal yang biasa.
“Tidak ada yang luar biasa dari mutasi seperti ini, karena kita akan tetap lakukan evaluasi,” ucapnya.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu, mengatakan untuk penilaian kinerja nantinya akan diserahkan kepada OPD masing masing.
“Maka OPD yang akan menilai dan memposisikan siapa yang dapat membantu menjalankan tugas-tugasnya,” ujarnya.
Chaidir juga menjamin mutasi ini murni berdasar kapasitas, kinerja, dan pertimbangan teknis lainnya.
“Banyak isu di luar. Saya pastikan itu tidak benar,” ucapnya.
Dia berharap, semoga yang dilantik kali ini bisa menjaga amanah dengan baik.
“Bisa menjalankan tugas yang diberikan dengan baik. Bisa membantu saya bersama Bu Wabup mewujudkan visi misi. Karena pemerintahan kita hanya berlangsung selama empat tahun. Makanya, kita harus bekerja dengan lebih maksimal,” ucapnya.
Suhartina Bohari serta Ketua Wakil Ketua DPRD Maros, Fatmawati hadir menyaksikan prosesi pengumuman hingga pelantikan. (ari/c)

