MAKASSAR, BKM — Surya Hidayat Pratama, warga Kota Makassar yang disandera milisi Houthi di Yaman dipastikan dalam kondisi sehat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh istrinya, Sri Rahayu. Menurut Sri, suaminya saat ini sudah berada di hotel. Mereka terakhir berkomunikasi pada Minggu (9/1).
“Alhamdulillah tadi malam kami sempat komunikasi setelah lima hari tidak ada kabar. Saat ini di hotel dan dalam kondisi aman. Dia sehat,” ujarnya, Senin (10/1)
.
Kata Sri, Surya sedang menunggu untuk dipulangkan. Saat ini KBRI sementara melakukan komunikasi dengan pemerintah Yaman untuk proses kepulangannya.
“Alhamdulillah, dia sangat diperlakukan dengan baik. Tidak disiksa dan segala macam. Dia tunggu (untuk) dipulangkan. Tapi saya tidak tahu kapan, karena mungkin butuh proses. Yang jelas dia infokan sehat dan baik-baik saja,” tuturnya.
Sri mengaku, Surya baru bekerja di kapal kargo milik Arab Saudi itu sejak dua bulan. Kendati sudah bertahun-tahun bekerja sebagai anak buah kapal, Surya baru pertama kalinya berlayar ke daerah Timur Tengah.
“Baru pertama dan langsung ada kejadian begini. Tapi Alhamdulillah sudah ada titik terang. Kami berterimah kasih ke Kementerian Luar Negeri atas upayanya menangani kejadian ini. Semoga bapak segera pulang dan berkumpul bersama keluarga,” harapnya.
Di kapal itu, Surya menjadi satu-satunya warga negara Indonesia. Sedangkan sembilan temannya yang lain berasal dari India dan Filipina.
Menurut Sri, kapal itu disandera karena membawa amunisi untuk peralatan medis.
Menyikapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pihaknya sudah melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
“Ini sudah ada laporan dari Kesbangpol, dan saya minta untuk ditindaklanjuti segera. Kita tetap memonitor juga sejauh mana perkembangannya,” kata Andi Sudirman, kemarin
Sebagai bukti keseriusan Pemprov Sulsel melakukan upaya pembebasan Surya, Andi Sudirman menugaskan kepada Kesbangpol Sulsel untuk berupaya semaksimal mungkin.
“Kita sebagai pemerintah daerah akan terus berusaha, dan akan menugaskan khusus Kesbangpol bersama tim untuk membangun komunikasi yang kuat dengan pihak Kedutaan Besar dan juga Kementerian Luar Negeri terkait hal ini,” jelasnya.
Dikunjungi Wali Kota
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengunjungi keluarga Surya yang beralamat di Jalan Cenderawasih Kelurahan Bontomakkasungguh, Lorong 7, Kota Makassar, Minggu Malam (9/1). Didampingi Kaban Kesbangpol dan Lurah Bontomakkasungguh, Danny memberi dukungan secara moril.
“Saya datang ke rumahnya Pak Surya, korban penyandera di Yaman. Kita mengunjungi ayah beliau, istri beliau, ibunda beliau, keluarga besar beliau. Tidak lain kami datang kemari untuk memberi support. Insyallah negara pasti tidak akan tinggal diam,” ucap Danny sambil sesekali memegang kepala buah hati pasangan Sri dan Surya.
Adapun upaya Danny selaku pemerintah setempat, yakni mensupport keluarga dan siap siaga jika pihak keluarga korban membutuhkan apapun. Juga mengusahakan semua jalur informasi yang bisa menghubungkan untuk memastikan kondisi Surya saat ini.
Danny pun yakin pemerintah pusat tidak akan tinggal diam dikarenakan kejadian ini bukan pertama kali terjadi. “Sudah berulang kali terjadi. Alhamdulillah pemerintah pusat berhasil membebaskan sandera-sandera yang selama ini menjadi bagian dari penyanderaan internasional,” jelasnya.
Danny pun berharap agar semua warga kota Makassar mendoakan Surya agar bisa selamat pulang sampai ke tanah air. “Kami berharap beliau bersabar dan terus berdoa. Saya meminta warga kota Makassar untuk mendoakan Surya agar mendapat perlindungan,” ujar Danny. (jun-rhm)

