pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Program Minyak Goreng Rp14.000 per Liter Hingga Enam Bulan Kedepan

MAKASSAR, BKM — Pemerintah menetapkan satu harga untuk minyak goreng yakni Rp14.000 per liter. Program ini akan berlangsung selama enam bulan kedepan, atau hingga Juni 2022.
Meski begitu, antusias masyarakat cukup tinggi dengan penurunan harga minyak goreng ini. Terlihat dari stok minyak goreng di pasar swalayan maupun mini market ludes diborong.

Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, menjelaskan, sempat terjadi panic buying di masyarakat karena kesalahpahaman. Ia mengatakan banyak masyarakat yang mengira program minyak goreng satu harga ini hanya berlangsung satu hari saja.
Meski begitu, Ashari menegaskan tidak ada penimbunan baik di retail maupun di masyarakat. Hal ini karena diterapkan batasan jumlah pembelian.
“Pertama saya pastikan tidak ada yang menimbun. Kemarin saat hari pertama satu harga memang terjadi kepanikkan karena salah paham, masyarakat kira program ini hanya satu hari, padahal sampai enam bulan ke depan, sampai Juni,” ujarnya, Minggu (23/1)
Sementara untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat, Ashari mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk menjaga stok.

“Kita terus jalin komunikasi dengan Aprindo, yang kemudian dilanjutkan ke produsen dan distributor serta eceran. Sebagaimana arahan kementerian perdagangan untuk menjaga stok masyarakat aman,” jelasnya.
Selain itu, Anshari menambahkan, Plt Gubernur Sulawesi Selatan juga telah mengeluarkan imbauan kepada bupati dan wali kota di Sulsel untuk mengontrol ketersediaan minyak goreng di wilayah masing-masing.
“Pak gubernur juga telah mengeluarkan imbauan ke bupati dan wali kota untuk mengontrol stok minyak gorang di wilayahnya,” pungkas Ashari.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak lagi panic buying. Karena program minyak goreng satu harga ini akan berlangsung cukup lama, yakni hingga enam bulan ke depan.
“Ini masyarakat menyangka dngan satu harga ini hanya berlaku satu hari saja. Kemarin kami dengar agak langka, memang masalah kemarin masyarakat mengira hanya satu hari banyak yang mau beli. Satu hari banyak yang mau beli tidak ada yang boleh dari lebih dari dua liter perkonsumen.
Terkait kekosongan kami dapat laporan di lapangan. Untuk kekosongan kabupaten Luwu sudah masuk laporan dari Kepala Dinasnya mulai kosong, kami berkoorodinasi dengan distributor untuk pihak produsen untuk melakukan pemasokan. Dengan program satu harga pihak produsen tidak ada komplen dengan kebijakan satu harga, tidak ada kebijakan dari produsen harus satu harga masing masing ada pernyataan satu harga dengan 6 bulan kedepan. Pusat menyiapkan 1,5 milyar liter se Indonesia. Produsen tidak ada yang keberatan, program satu harga sampai Juni kemudian dilihat perkembangan,” tutup Ashari. (jun)



×


Program Minyak Goreng Rp14.000 per Liter Hingga Enam Bulan Kedepan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link