pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tak Ditempati PKL, PDAM Diminta Pagari Bantaran Irigasi

MAKASSAR, BKM– Sebanyak 16 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kecamatan Panakkukang, ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar, akhir pekan lalu. Penertiban dilakukan lantaran lapak PKL berdiri di tepian pengairan untuk air bersih juga lahan milik PDAM Makassar.

Untuk memastikan tidak ada lagi lapak PKL liar bermukim di sepanjang tepi irigasi khususnya wilayah Panakkukang, Camat Panakkukang, Andi Pangeran Nur Akbar mengusul PDAM Makassar memagari sepanjang bantaran irigasi air menggunakan besi. Dengan begitu maka dapat dipastikan tidak akan ada lagi lapak PKL berdiri.

“Pasca dilakukan penertiban 16 lapak PKL, kami usulkan PDAM Makassar segera memagari sepanjang tepi irigasi atau kanal menggunakan besi. Dan kami tentunya aktif mengawasi wilayah kami,” sebut Andi Pangeran, akhir pekan lalu.
Penertiban terhadap 16 lapak PKL, kata Andi Pangeran, tidak diberikan lokasi baru. Alasannya penertiban yang dilakukan PDAM Makassar dibantu satpol PP Makassar bersama Pemerintah Kecamatan Panakkukang, bukan program relokasi. Namun penertiban sebagai upaya di dalam mengamankan aset.
“Tidak ada relokasi apalagi menunjukkan di mana lokasi yang bisa mereka (PKL) tempati. Karena ini sebagai upaya penyelamatan aset,” tegasnya.
Dia menambahkan, sebelum pembongkaran lapak dilakukan pihaknya telah beberapa kali turun sosialisasi agar pemilik lapak membongkar sendiri lapaknya. Sayangnya ada satu dua pemilik lapak yang peduli.
“Tapi lebih banyak PKL tidak sadar dan tetap berjualan. Jadi yang dibongkar itu mereka yang tidak mengindahkan sosialisasi kami jauh hari,” tutupnya. (arf)




×


Tak Ditempati PKL, PDAM Diminta Pagari Bantaran Irigasi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link