MAKASSAR, BKM — Tinggal menghitung hari Sulawesi Selatan memiliki gubernur definitif. Andi Sudirman Sulaiman yang selama ini menjabat sebagai pelaksana tugas (plt) gubernur diagendakan untuk dilantik pada Kamis (10/3) di Istana Negara.
Rencananya, ASS (singkatan dari nama Andi Sudirman Sulaiman) bersama istri Naoemi Octarina akan bertolak ke Jakarta hari ini, Selasa (8/3).
“Besok (hari ini) berangkat ke Jakarta jam 1.30 (pukul 13.30 Wita),” ungkap salah satu sumber terdekat yang enggan disebutkan namanya, Senin (7/3).
Terkait persiapan, sumber BKM tersebut mengatakan, ASS hanya melakukan hal-hal teknis. Sementara tradisi sungkeman tidak dilakukan menjelang pelantikan.
“Tidak ada sungkeman karena sudah tidak ada mama dan bapaknya,” jelasnya.
Adapun salah satu persiapan yang dilakukan Andi Sudirman sebelum keberangkatan adalah melakukan test PCR. Ia telah menjalani tes pada hari Senin (7/3).
“Sudah tes. Nanti di Jakarta diswab lagi. Informasinya, tanggal 9 diswab lagi. Satu hari sebelum masuk istana,” terang sumber tersebut.
Adapun undangan yang dapat memasuki istana untuk mendampingi nantinya, yakni sang istri Naoemi Octarina, Sekprov Sulsel Abdul Hayat, dan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari.
“Partai pengusung tetap diajak, tapi tidak tahu bagaimana teknisnya di sana,” tambahnya.
Terkait kepulangan Andi Sudirman, sumber tersebut mengatakan belum mengetahui apakah akan langsung menempati rumah jabatan gubernur atau kembali ke rumah jabatan wakil gubernur.
“Belum pasti apakah langsung ke rujab gubernur atau di rujab wagub,” lanjutnya.
Sementara untuk ramah tamah masih bersifat tentatif.
Dihubungi terpisah, anggota DPRD Sulsel mengaku tidak memiliki agenda atau persiapan khusus menyambut pelantikan gubernur definitif. Hal itu disampaikan pimpinan dewan.
“Tidak ada persiapan khusus. Apalagi pelantikannya rencananya akan dilaksanakan di Jakarta,” ujar Wakil Ketua DPRD Sulsel Muzayyin Arif, Senin (7/3).
Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, DPRD sudah melaksanakan tugas sesuai kewenangan dengan menggelar rapat paripurna pengusulan pengangkatan plt gubernur menjadi gubernur definitif kepada pemerintah pusat. “Jadi kita tinggal menunggu saja,” ucap Muzayyin.
Hal sama disampaikan Wakil Ketua DPRD Sulsel Ni’matullah Erbe. Ia mengaku tidak punya persiapan khusus. Namun ketika ditanya soal kesiapan lainnya menayambut adanya gubernur defenitif, legialtor yang akrab disapa Ulla ini menyatakan siap saja. “Kita siap menyambut gubernur yang baru,” kata politisi Partai Demokrat Sulsel ini . (jun-rif)

