MAKASSAR, BKM — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menyelenggarakan kompetisi tahunan Genius on Mathematics in Real Application atau yang disingkat dengan Geometri. Ini merupakan ajang kompetisi bagi pelajar SD dan SMP se-Sulselbar dan SMA se-Sulawesi.
Geometri 2022 mengusung tema Reaktualisasi Kapabilitas dan Afinitas Generasi Emas yang Berjiwa Matematika, Kompetitif, serta Kritis. Dengan tema ini diharapkan dapat membangkitkan kembali jiwa kompetitif siswa-siswi yang telah lama padam akibat pandemi covid-19.
Ada beberapa item lomba dalam Geometri 2022. Yakni, Lomba Cepat Tepat Matematika (LCTM) Group, LCTM individu, dan Lomba Media Pembelajaran.
Ketua Panitia Geometri 2022, Asriadi mengungkapkan alasan memilih tema tersebut karena maknanya. ”Reaktualisasi di sini bermakna membangkitkan kembali, atau menyegarkan kembali dan yang mau dibangkitkan di sini adalah kapabilitas dan afinitas, kapabilitas bermakna kemampuan dan afinitas bermakna minat,” ujarnya.
Lalu sasarannya adalah generasi emas yang merujuk kepada generasi zaman sekarang. Adapun sifat yang hendak dibangkitkan adalah jiwa matematika yang tentunya menjadi gambaran dari kegiatan geometri ini. Jiwa kompetitif, karena ini merupakan kegiatan yang bersifat kompetisi, dan sifat kritis pada diri generasi emas.
“Geometri 2022 berbeda dengan geometri tahun-tahun sebelumnya. Untuk Geometri tahun ini kami mengadakan rayon tiap kabupaten di Sulawesi,” terangnya.
Untuk Provinsi Sulawesi Selatan terbagi menjadi 21 rayon, yakni Makassar (Kampus Parangtambung UNM), Pangkep (SMAN 20 Pangkep), Maros (SMAN 1 Maros), Takalar (SMAN 1 Takalar), Barru (SMAN 1 Barru), Pare-pare (UPT SMAN 1 Pare-Pare), Luwu Utara (SMAN 8 Luwu Utara), Toraja Utara (SMAN 2 Toraja Utara), Palopo (SMAN 2 Palopo), Enrekang (SMAN 2 Enrekang), Sidrap (SMAN 2 Sidrap), Pinrang (SMAN 11 Pinrang), Soppeng (SMAN 1 Soppeng), Bone (HMPS PGSD Bone FIP UNM), Wajo (SMAN 7 Wajo), Jeneponto (SMAN 10 Jeneponto), Bantaeng (SMAN 4 Bantaeng), Sinjai (SMAN 5 Sinjai), Bulukumba (SMAN 1 Bulukumba), dan Kepulauan Selayar (UPT SMPN 1 Selayar).
Sulawesi Barat terbagi menjadi dua rayon, yakni Majene (SMAN 2 Majene), Mamuju (BEM Universitas Tomakaka). Sementara untuk rayon di luar Sulsebar, yakni Sulawesi Utara (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Agama Islam IAIN Manado), Sulawesi Tenggara (HMPS Tadris Matematika IAIN Kendari), Sulawesi Tengah (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika UNTAD). ”Sedangkan rayon Gorontalo sementara dalam proses komunikasi untuk kerjasama rayon,” jelasnya.
Asriadi berharap, melalui kegiatan Geometri ini siswa-siswi dapat kembali merasakan kompetisi secara offline dan juga bisa membangkitkan jiwa-jiwa kompetisinya yang telah lama padam akibat pandemi. (rls)

