pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rp4 Triliun untuk Proyek Japparate Tanpa Duit Pemerintah

Dibangun Menggunakan Skema Investasi, Diprakarsai Phinis Sultan

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar mulai mempersiapkan revitalisasi Pantai Losari dengan membangun proyek Japparate di kawasan tersebut. Sama seperti Pembangkit Sampah Energi Listrik (PSEL), proyek ini rencananya akan dibangun menggunakan skema investasi, tanpa duit dari pemerintah sepeserpun.
Diperkirakan, pembangunan Japparate ini bakal menelan anggaran sebesar Rp3 triliun hingga Rp4 triliun. Proyek ini pun dimasukkan dalam Investment Project Ready to Offer yang diprakarsai oleh Phinisi Sultan yang merupakan program kerja sama antara PTSP Sulsel dan Bank Indonesia.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto yang ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Selasa (25/10), usai bertemu dengan Kepala Dinas PTSP Sulsel Sulkaf Latief menjelaskan,
Japparate ini akan dibangun di atas Pelataran Losari hingga pelabuhan sepanjang 1,5 km. Dia sendiri yang merancang desainnya.
Konstruksinya akan dibangun tiga lantai. Lantai pertama jadi lahan parkir. Lantai dua bakal disulap jadi pusat perbelanjaan atau mal, serta talent street untuk anak muda.

“Jadi selain mal, juga akan ada ruang khusus untuk pengembangan bakat anak muda. Seperti kursus drama, film, dan beberapa pembinaan bakat lainnya,” ungkap Danny.
Sementara lantai tiga berupa pedestarian yang bisa dilewati sepeda hingga pejalan kaki sekaligus pusat kuliner.
Danny menjelaskan, di salah satu sisi Japparate yang berdekatan dengan akses jalan raya, akan dibuatkan hutan kota yang modelnya vertikal. Dengan hadirnya hutan kota ini, akses untuk menyaksikan langsung Pantai Losari dari jalan raya akan terhalang. Untuk itu, akan dibangun akses jalan lain yang berada di sisi Pantai Losari. Jadi, jika ingin menyaksikan langsung panorama Pantai Losari, pengendara bisa mengakses jalan tersebut.
Selain itu, bagi mereka yang ingin menikmati sunset, jogging, bersepeda, atau sekadar menikmati kuliner, bisa mengakses lantai tiga Japparate. Akan ada fasilitas tambahan di area tersebut, seperti jogging track, tempat pameran, wahana bermain anak hingga ruang-ruang untuk pedagang kaki lima (PKL).
“Termasuk tempat kreatifnya anak-anak adu gitar, skateboard, ada semua. Lengkap di lantai tiga,” paparnya. “Lebarnya menyesuaikan dengan yang ada sekarang, tidak ada reklamasi,” tambahnya.

Rencananya, Danny akan mengumumkan proyek ini saat HUT Kota Makassar, sekaligus akan membentuk tim lelang (tender). “Akhir tahun, saya lagi persiapkan ini sistemnya. Anak-anak kan sekarang sudah jago kemarin (tender PSEL). Saya akan bikin tim untuk tender (Japparate),” paparnya.
Kepala Dinas PTSP Makassar Andi Zulkifli Ananda, menjelaskan program Japparate ini juga terpilih sebagai salah satu proyek investasi yang dikurasi oleh Forum Phinisi Sultan kerja sama Pemprov Sulsel dan Bank Indonesia.
“Tiap tahun Pinisi Sultan selalu membuat kegiatan investasi tiap daerah. Makassar masuk sembilan besar. Kita sudah masukkan proposalnya dan akan dikurasi lagi oleh tim,” jelasnya.

Proyek Japparate ini sudah masuk sembilan besar dalam Forum Phinisi Sultan. “Sekarang menuju masuk lima besar pengujiannya. Semua dihitung, kelayakannya, tata ruangnya tadi semua tenaga kerjanya. Misalnya tenaga kerja ada 15 ribu. Bagaimana sistem perjanjiannya, kerja samanya. Betul-betul layak ditawarkan ke investor,” tandas lelaki yang akrab disapa Zul ini. (rhm)




×


Rp4 Triliun untuk Proyek Japparate Tanpa Duit Pemerintah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link