MAKASSAR, BKM — Ada kabar menarik jelang laga Timnas Brasil dan Korea Selatan (Korsel) yang akan menjalani 16 besar Piala Dunia Qatar di Stadium 974, Selasa (6/12) pukul 03.00 Wita. Rodrigo Lasmar selaku dokter tim memberikan update terbaru terkait cidera yang dialami sejumlah pemain timnas Brasil, salah satunya Neymar.
Lasmar mengungkapkan bahwa proses pemulihan cedera pergelangan kaki yang dialami Neymar berjalan dengan baik. Dia juga mengisyaratkan bahwa bintang Paris Saint-Germain bisa tampil menghadapi Korea Selatan.
Timnas Brasil menyudahi pertandingan terakhirnya di Grup G dengan menelan kekalahan dari Kamerun. Bermain di Lusail Iconic Stadium, Sabtu (3/12) dini hari, Brasil keok 0-1 dari Kamerun. Gol kemenangan Kamerun dicetak oleh Vincent Aboubakar di masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+2.
Meski demikian, hasil ini tak mengubah posisi Brasil di puncak klasemen. Tim Samba lolos ke fase knock-out sebagai jawara grup. Di babak 16 besar, Brasil pun bersua dengan timnas Korea Selatan yang menjadi runner-up Grup H.
Korsel mengamankan tempat mereka di babak sistem gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010, berkat kemenangan dramatis 2-1 atas Portugal. Mereka kebobolan hanya lima menit setelah kick-off tetapi mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan di injury time melalui Hwang Hee-chan untuk finis kedua di Grup H.
Kedua tim telah bertemu tujuh kali sejauh ini, dengan semua pertemuan adalah pertandingan persahabatan. Seperti yang diharapkan, Selecao telah mendominasi proses melawan rival Asia mereka, memenangkan enam pertandingan. Korea hanya meraih satu kemenangan, mengalahkan raksasa Amerika Selatan 1-0 pada 1999.
Mereka terakhir bertemu dalam pertandingan persahabatan di Stadion Piala Dunia Seoul pada bulan Juni. Neymar mengantongi dua gol dalam pertandingan saat Brasil mengalahkan Korea 5-1.
Ada di bawah 2,5 gol yang dicetak dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhir Brasil di Piala Dunia, sementara Korea Selatan telah melihat lebih dari 2,5 gol dalam tiga dari lima pertandingan terakhir mereka di kompetisi.
Taegeuk Warriors belum pernah mengalahkan lawan Amerika Selatan dalam enam upaya mereka sebelumnya di Piala Dunia. Brasil terakhir bertemu lawan Asia di Piala Dunia 2010, mengalahkan Korea Utara 2-1 di babak penyisihan grup.
Brasil yang merupakan pemenang lima kali memiliki skuad yang kuat untuk pertemuan kali ini. Setelah memainkan skuad cadangan mereka untuk pertandingan penyisihan grup terakhir, pemain kunci mereka akan beristirahat dengan baik dan siap untuk pertandingan ini.
Korea Selatan telah menunjukkan temperamen yang baik sepanjang kompetisi, tetapi mengingat rekor buruk mereka melawan Brasil, kemungkinan untuk kecewa tampaknya sangat rendah.
Prediksi Politisi
Di Makassar, pertandingan antara Brasil dan Korsel menjadi perbicangan kalangan pecinta bola. Tak terkecuali para politis.
Politisi Partai Golkar Sulsel HA Kadir Halid memberikan dukungan penuh bagi Tim Samba Brasil. Saya unggulkan tim Brasil memenangkan pertandingan menghadapi Korsel,” ujar Kadir Halid, Minggu (4/12)
Bahkan, mantan manager PSM yang pernah membawa Juku Eja ini memenangkan kompetisi memprediksikan kemenangan untul skuad Brasil 2-1 atas Korsel. “Pemain Brasil merupakan tim yang solid, baik dari pertahanan maupun penyerangan,” katan mantan anggota DPRD Sulsel ini memberi alasan.
Sementara itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Provinsi Sulsel Ismail Bachtiar lebih menjagokan Korsel untuk memenangkan laga yang sudah menetapkan sistem gugur ini. ”Saya jagokan Korsel. Penampilan mereka cukup impresif di babak penyisihan,” ucapnya kemarin. (rif)

