pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hasil Survei CRC: Kinerja DPRD Makassar Cukup Tinggi

MAKASSAR, BKM — DPRD Kota Makassar menggelar diskusi publik tentang survei kepuasan kinerja dan peluncuran buku profil anggota DPRD Kota Makassar di Hotel Claro Makassar, Senin (26/12/2022).

Dua narasumber dalam diskusi ini. Keduanya adalah jurnalis senior, Mulawarman dan Direktur Celebes Research Consulting (CRC), Herman Heizer. Diskusi dipandu Andi Tadampali atau Andi Mangara.

Mulawarman berbicara tentang buku yang ia tulis mengenai profil dan pemikiran seluruh anggota DPRD Kota Makassar. Sementara Herman Heizer memaparkan hasil survei kepuasan warga Makassar atas kinerja anggota DPRD Makassar periode 2019-2024.

Sebelum memaparkan hasil surveinya, Herman mengatakan jika ia sudah berdiskusi dengan Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo tentang hasil survei tersebut. Rudianto meminta Herman menyampaikan apa adanya. Tanpa ditambah atau dikurangi. Pasalnya, hasil survei ini akan menjadi bahan evaluasi DPRD Makassar untuk memperbaiki kinerjanya di 2023.

Direktur CRC, Herman Heizer (kanan) saat menjadi narasumber di diskusi publik DPRD Makassar.

Dalam pemaparannya, Herman menjelaskan jika survei dilakukan serentak pada Desember 2022 dengan populasi seluruh warga Kota Makassar yang sudah memiliki KTP atau sudah memiliki hak pilih.

Jumlah responden, kata Herman sebanyak 400 orang yang tersebar di 15 kecamatan di Makassar dengan sampel terdistribusi secara proporsional di setiap kecamatan sesuai proporsi jumlah penduduknya.

“Secara rata-rata, penilaian kinerja DPRD Kota Makassar cukup tinggi yaitu di atas 50 persen. Dimana, angka ini lebih tinggi jika dibandingkan hasil survei lembaga survei milik Burhanuddin Muhtadi atas kinerja DPR RI yang hanya sekitar 50 persen,” kata Herman.

Ia menyebutkan dari seluruh responden 56,5 persen menyatakan puas, 21,8 persen tidak puas dan 3,3 persen sangat puas.

“Namun ada hal menarik yang dapat dibahas yakni tingkat undecided voter atau yang menjawab tidak tahu cukup tinggi yaitu 17 persen,” papar Direktur CRC, Herman Heizer yang menjadi salah satu narasumber di diskusi publik tersebut.

Tingginya masyarakat yang tidak tahu dan tidak menjawab, Herman menilai bahwa masyarakat secara umum kurang mengetahui tugas dan fungsi dari DPRD Kota Makassar sehingga masyarakat tidak lakukan penilaian.

Herman juga mengungkapkan hasil survei atas evaluasi tugas dan fungsi DPRD yakni fungsi legislasi, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan.

Untuk fungsi legislasi 45,3 persen menyatakan puas, 32,8 persen tidak puas, 1,5 persen sangat puas, 0,5 persen sangat tidak puas dan 20 persen tidak tahu.

Sementara untuk fungsi anggaran, 42,3 persen menyatakan puas, 32,0 persen tidak puas, 1,3 persen sangat puas, 1,0 persen sangat tidak puas dan 23,5 persen tidak tahu.

“Nilai rata-rata kinerja berdasarkan fungsi legislasi dan fungsi anggaran sudah cukup baik. Namun, masih banyak warga yang belum memberikan penilaian terhadap kinerja kedua fungsi tersebut. Ada indikasi karena ketidaktahuan warga terhadap fungsi-fungsi DPRD,” papar Herman.

Sementara untuk fungsi pengawasan sebanyak 46,0 persen menyatakan puas, 31,4 persen tidak puas, 1,5 persen sangat puas, 0,5 persen sangat tidak puas dan 20,5 persen menyatakan tidak tahu.

“Semoga hasil survei ini menjadi bahan evaluasi bagi anggota DPRD Kota Makassar dalam rangka meningkatkan kinerjanya di tahun mendatang,” kata Herman.

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mengapresiasi survei yang dilakukan CRC. Walaupun ia tidak menyangka hasilnya seperti itu. “Padahal banyak sekali kegiatan yang kami sudah laksanakan,” kata Suhada.

DPRD Makassar yang Pertama

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo mengatakan jika di seluruh Indonesia, mungkin baru DPRD Kota Makassar yang melakukan survei atas kinerja lembaga legislatif.

Menurutnya, ini sangat penting dalam rangka perbaikan kinerja DPRD Makassar.

Politisi bertagline “Anak Rakyat” ini menjelaskan DPRD saat ini berbeda dengan DPRD yang dulu. Dimana, anggota dewan rutin melakukan pertemuan dengan warga di daerah pemilihannya seperti sosialisasi perda (sosper), reses dan kunjungan dapil untuk pengawasan dengan melihat progres pembangunan.

“Pertanyaannya apakah tingginya kegiatan ini berdampak pada masyarakat? Makanya kita harus survei apakah kegiatan ini bisa memberikan dampak ke masyarakat,” kata politisi Nasdem ini. (*)




×


Hasil Survei CRC: Kinerja DPRD Makassar Cukup Tinggi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link