PAREPARE, BKM — Belasan pemuda diamankan polisi dan digiring ke Mapolres Parepare karena telah melakukan pengeroyokan terhadap anggota polisi. Sebelumnya sempat viral di media sosial terkait aksi pengeroyokan oleh belasan pemuda. Diduga pengereyokan itu terjadi karena polisi telah menegur para pelaku yang terlibat balap liar.
Kapolres Parepare AKBP Andiko Wicaksono saat dikonfirmasi BKM membenarkan terjadinya pengeroyokan terhadap anggotanya. Andiko menjelaskan, kronologi terjadinya pengeroyokan bermula saat anggotanya dari Unit Reskrim Polsek Bacukiki sedang melakukan pemantauan malam dan melintas di kawasan Jalan Mattiro Tasi. Karena jalan yang terhalang dengan adanya sekelompok pemuda yang melakukan star balapan liar maka dirinya mencoba menegur, bukannya membubarkan diri. Kelompok pemuda ini malah melakukan pengeroyokan.
“Saat itu anggota kami yang kebetulan bersama putranya melintas. Pada saat ia melakukan pemantauan malam libur, namun karena jalannya terhalang oleh kelompok pemuda di Jl. Mattiro tasi yang sepertinya mengambil ancang-ancang untuk balap liar, maka dirinya pun langsung menegur, disitulah sebab ia dikeroyok beserta putranya,”jelas Kapolres.
Setelah mendapatkan laporan adanya kejadian pengeroyokan maka kemudian dilakukan pendalaman, dan akhirnya satu orang pemuda yang berada di lokasi saat itu berhasil diamankan.
“Kita lakukan pengembangan, alhamdulillah kita berhasil mengamankan sebanyak 15 orang. Kami akan lakukan pendalaman siapa-siapa saja yang telah melakukan penganiayaan terhadap anggotanya” ucapnya
Atas kejadian pengeroyokan itu, anggotanya beserta putranya kini menjalani perawatan di RSUD type B Andi Makkasau Parepare.
“Kondisi saat ini alhamdulillah stabil tapi tetap harus menjalani perawatan,”jelasnya. (mup/C)

