pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Status Pandemi Dicabut, Dinkes Sulsel Tetap Hati-hati

MAKASSAR, BKM — Setelah tiga tahun mendera dunia, WHO akhirnya mencabut status darurat dan pandemi Covid-19, Jumat (5/5).

Meski demikian, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengutarakan bahwa kebijakan terkait dengan protokol kesehatan (Prokes) tetap akan mengacu pada anjuran pemerintah pusat.

“Kita mengikuti kebijakan (pemerintah) pusat. Tentu ada kebijakan pusat. Kita ikuti saja. Tapi sekarang kan agak mulai terbuka. Artinya ada kelonggaran. Ya, kita ikuti saja,” ujarnya, Senin (8/5).

WHO mencabut status pandemi secara global, sambung lelaki kelahiran Bone itu, artinya sebuah hal yang telah melalui penelitian. Kondisi sekarang pandemi tergolong sudah berakhir.
Tapi masuk pada zona endemi, seperti penyakit lainnya yang kemudian bisa datang. ”Kami ada recovery, ada prosedur yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Sekadar informasi, meski Covid-19 telah ditetapkan statusnya sebagai endemi, berdasarkan update terakhir jumlah kasus di Indonesia sebanyak 6.787.354 kasus positif, 6.607.399 sembuh, dan 161.459 meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan masih mengkaji status pandemi Covid-19 setelah WHO mencabut status darurat kesehatan global Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sulsel Rosmini Pandin, mengatakan dengan memperhatikan pengumuman WHO tersebut pihaknya masih tetap harus berhati-hati.

“Memang sudah ada dari WHO, namun belum ada dari Pak Presiden. Masih menunggu keputusan presiden. Tetap berhati-hati,” ujar Rosmini, kemarin.

Pencabutan status pandemi, menurutnya, akan dilakukan di Indonesia, tapi masih menunggu waktu yang tepat.

Rosmini menerangkan bahkan sebelum ada pengumuman tersebut, Dinkes Provinsi Sulsel mempersiapkan transisi pandemi. Selain itu, pihaknya juga bakal terus memperkuat surveilans deteksi kasus Covid-19 di masyarakat, pemantauan varian baru melalui pemeriksaan genom sekuensing dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dan obat-obatan, serta mempersiapkan kebijakan kesehatan lainnya.

“Ini sebagai upaya ketahanan kesehatan dan kesiapsiagaan atas future events lainnya,” imbuhnya. (jun)




×


Status Pandemi Dicabut, Dinkes Sulsel Tetap Hati-hati

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link