pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemkot Kurangi Proyek Fisik, Tata Utuilitas Kabel

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto Pomanto mulai merencanakan dan merancang berbagai program yang akan dilaksanakan tahun 2024 mendatang. Orang nomor satu Makassar itu memberi bocoran jika tahun depan, Pemkot Makassar akan mengurangi proyek fisik, kecuali yang sudah ada dalam perencanaan untuk dilanjutkan. Termasuk proyek yang tahun ini masih gagal dieksekusi, tetap akan direncanakan realisasinya di 2024.

Proyek yang akan dilaksanakan tahun depan di antaranya Revitalisasi Kanrerong yang sempat dianggarkan Rp15 milliar, Proyek Smart Panyingkulu, pembangunan bundaran BTP, renovasi rumah jabatan wali kota, dan proyek besar Makassar Corps City Arena (Macca) dan Sirkuit yang diperkirakan menelan anggaran hingga Rp400 miliar.
Danny juga tetap akan melanjutkan pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sekolah terintegrasi serta penataan trotoar jalan. Termasuk menyempurnakan Makassar Goverment Centre (MGC) yang diperkirakan sudah bisa rampung Februari tahun depan.
Tak ketinggalan, Danny tetap akan konsentrasi memaksimalkan program Lorong Wisata “Ini saya mau data lorong dan perbaiki semua (lorong wisata) sehingga betul-betul masalah sosial selesai, ekonomi bisa kuat, dan imej kota ini jauh lebih baik,” terangnya.
Danny mengatakan, pihaknya akan lebih fokus pada perbaikan utilitas kota. Misalnya penataan seluruh kabel-kabel yang ada di atas. Semua kabel-kabel tersebut nantinya akan ditanam di dalam tanah.

“Jadi tahun depan, kami akan sedikit mengurangi proyek bangunan kecuali lanjutan Macca, PAUD dan sejumlah proyek yang sudah terjadwal di tahun 2023 ini. Kami akan konsentrasi ke perbaikan utilitas kota,” ungkap Danny saati ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, belum lama ini.
Wali Kota Makassar dua periode itu memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk penataan utilitas, porsinya cukup besar.
“Kalau kita memang punya kemampuan, sekitar Rp500 miliar. Saya porsir ke situ supaya bisa menjadi legacy saya sebagai wali kota agar tidak ada lagi kabel-kabel yang semrawut di atas,” jelas politisi PDIP itu.
Danny mengaku penataan kabel-kabel yang ada saat ini kacau sekali sehingga pemkot harus serius melakukan penataan. “Kalau kita serius melakukan penataan, Insyaallah satu tahun bisa dilakukan pembenahan. Makanya, teman-teman di Dinas Pekerjaan Umum saya minta belajar ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jakarta soal ini,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Zuhaelsy Zubir mengatakan pihaknya akan fokus membenahi trotoar di tahun 2024 mendatang. “Ini akan masuk dalam paket pengerjaan utilitas yang sebelumnya rencana akan diajukan Pemkot di tahun 2024 dengan anggaran Rp500 miliar,” ungkap wanita yang akrab disapa Helsy itu.
Fokus pengerjaan, kata dia, di Utara dan Selatan kota. Ada pula pengerjaan beberapa titik di Anjungan Losari. “Jadi pusat kotalah. Di jalan anjungan itu semua kita akan benahi,” jelasnya, kemarin.
Beberapa proyek itu juga termasuk yang sempat gagal lelang di tahun ini, mencakup pengerjaan Koridor Sungai Saddang, Bundaran BTP, Smart Pannyingkulu dan Sudirman Loop.
Beberapa dari proyek ini, kata Elsy, mengalami kendala izin. Seperti Bundaran BTP yang harus mengantongi izin dari Balai Jalan. Kemudian Smart Pannyingkulu yang butuh izin penggalian dan pemindahan utilitas. Ditarget bisa terealisasi di tahun ini.
“Itumi (masuk dalam rencana pengerjaan utilitas), pedestarian. Mayornya itu adalah pembenahan utilitas, kabel yang kita mau tanam ke tanah,” tandasnya. (rhm)



×


Pemkot Kurangi Proyek Fisik, Tata Utuilitas Kabel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link