pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ganjar-Mahfud dan Gibran Jalan Sehat Makassar

MAKASSAR, BKM — Kota Makassar menjadi magnet tersendiri bagi para calon presiden dan wakil presiden. Mereka silih berganti berkunjung ke daerah ini.
Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan bertandang ke Makassar, Jumat (24/11) besok. Sejumlah agenda telah disusun oleh Koalisi Indonesia Maju untuk menyambut Gibran di kota ini. Salah satunya menyiapkan kegiatan jalan sehat.

Politisi muda Partai Gerindra Andi Amar Ma’ruf Sulaiman mengatakan telah menyiapkan agenda menyambut kedatangan pertama Gibran di Makassar. “Ini agenda pertama Gibran ke Makassar sejak mendaftar Cawapres. Adapun agenda jalan sehat itu dinamakan Jalan Sehat Satu Putaran,” ujar Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, Rabu (22/11).

Selain Jalan Sehat Satu Putaran, Andi Amar bersama panitia mengagendakan beberapa kegiatan lain untuk Gibran yang berkaitan milenial.

“Mas Gibran akan menyapa langsung warga Makassar. Mas Gibran juga akan menyapa kalangan milenial. Istilah Kopdar,” ungkapnya.

Agenda Kopdar ini dibuka agar Gibran bisa berbaur dengan masyarakat Kota Makassar, terutama kalangan milenial.

“Panitia intens melakukan komunikasi agar selama di Makassar Gibran bisa melakukan hal-hal yang bersentuhan dengan masyarakat. Kedatangan Gibran di Makassar akan mengobati kerinduan masyarakat,” ungkapnya.

Agenda jalan sehat ini, kata Andi Amar, akan diselenggarakan pada Sabtu (25/11). Dengan target peserta sebanyak 500 ribu orang.

“Kami targetkan 500 ribu peserta, melihat antusiasme masyarakat begitu tinggi terhadap pasangan Prabowo-Gibran,” pungkasnya.
Selain Gibran, pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga akan melakukan kunjungan ke Sulsel, Sabtu-Minggu (25-26/11). Rencananya, Mahfud-Ganjar akan melakukan kunjungan ke tiga daerah di Sulsel, yakni Makassar, Tana Toraja, dan Luwu.
Ketua Tim Pemenangan Mahfud-Ganjar dr Udhin Saputra Malik mengatakan, ada beberapa agenda yang akan dihadiri Mahfud-Ganjar di Sulsel. Di Makassar, Ganjar-Mahfud akan menghadiri pelantikan Tim Pemenangan Daerah (TPD) danTim Pemenangan Kabupaten/Kota (TPK). Sebanyak 2.000-an TPD dan TPK rencananya akan dilantik pada Minggu (26/11) sore di kawasan Tugu MNEK, Pantai Losari.
“Sekitar 2.000-an TPK yang akan dilantik di kawasan Tugu MNEK,” ungkap dr Udhin dalam keterangan persnya, Rabu (22/11) di Sekretariat TPD Ganjar-Mahfud.
Pascapelantikan pengurus, diharapkan tim sudah aktif dan massif berkerja untuk memenangkan Ganjar-Mahfud di Sulsel. Apalagi masa kampanye sudah mulai 28 November. Artinya, kerja-kerja tim pemenangan sudah harus dimaksimalkan.
Ke depan, posko TPD juga akan diisi dengan berbagai agenda menarik. Ada kegiatan mingguan seperti diskusi dengan para milenial. Termasuk olahraga di akhir pekan hingga kegiatan rohani.
“Kita akan buat kegiatan mingguan seperti pengundian hadiah, senam hari Minggu, pengajian, diskusi milenial. Pokoknya tiap minggu akan ada cerita di TPD,” ujar dokter Udin.
Selain itu, kata caleg DPRD Kota Makassar dari PDIP ini, Ganjar-Mahfud juga akan melakukan pertemuan dengan seluruh bakal calon legislatif (bacaleg) dari partai koalisi. Tak lupa, Ganjar-Mahfud juga akan menghadiri Jalan Sehat Perjuangan yang digelar oleh Genzi pada Minggu pagi.
“Pak Ganjar-Mahfud diagendakan hadir pada Jalan Sehat Perjuangan yang dirangkaikan dengan aksi solidaritas Palestina,” kata dr Udhin.
Di Kabupaten Tana Toraja, Ganjar-Mahfud rencananya akan menghadiri kuliah umum dan bertemu dengan pemuka agama dari Sinode (gereja). Sementara di Kabupaten Luwu, Ganjar-Mahfud akan bertemu dengan tokoh adat dalam sebuah acara adat.

Sementara itu, Sekretaris TPD Ganjar-Mahfud Sulsel, dr Fadly Ananda menerangkan, dalam waktu yang tidak lama, Ganjar tercatat sudah tiga kali datang ke Sulsel dan Makassar khususnya. Kehadiran Ganjar yang cukup intens di daerah menandakan jika calon presiden yang diusung PDIP, Hanura, Perindo dan PPP itu punya fisik yang kuat.
“Bukan cuma Sulsel, ada beberapa daerah, bahkan di daerah Jawa pun, Pak Ganjar itu bisa berada di beberapa tempat dalam sehari,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto yang menjadi dewan pengarah di TPD Sulsel mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Makassar untuk tidak mengikuti kegiatan Jalan Sehat Perjuangan yang diselenggarakan oleh Genzi Sulsel. Ia menegaskan, melarang ASN Pemkot Makassar untuk mengikuti giat tersebut. Itu dilakukan untuk menjaga netralitas ASN jelang tahun politik.
Namun, untuk keluarga dari ASN dapat mengikuti kegiatan jalan sehat tersebut. Tak hanya ASN, Danny pun menegaskan melarang orang tua untuk membawa anak kecil mereka untuk mengikuti Jalan Sehat Perjuangan.

“Sebenarnya tidak ada unsur politiknya di sini, tapi saya melarang ASN ikut. Keluarganya boleh. Saya larang anak kecil juga,” ucap Danny.
Diketahui sebelumnya, ASN dilingkup Pemerintah Kota Makassar melakukan Deklarasi Netralitas ASN yang berlangsung di Kantor Balai Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar, Senin (13/11). Deklarasi itu dilaksanakan untuk menjaga netralitas ASN jelang Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.
Danny Pomanto memerintahkan kepada seluruh ASN dilingkup Pemerintah Kota Makassar untuk tidak memihak dalam kepentingan siapapun dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang. Termasuk jika keluarga dari ASN tersebut mengikuti kontestasi Pemilu maupun Pilkada di bulan Februari 2024 mendatang. “Jangan memihak, jangan sampai ada conflict of interest,” ujar Danny Pomanto.
Sebab, kata Danny Pomanto –sapaan akrabnya–, label seorang ASN akan terus melekat pada diri mereka. Sehingga netralitas itu harus dijaga. Meskipun, kata dia, ASN memiliki hak untuk memilih pada Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang.
“Ternyata ASN itu melekat pada badan, tidak kenal waktu, tidak kenal Sabtu atau Minggu walaupun punya hak pilih,” jelas Danny.
Ia pun mewanti-wanti ada sanksi tegas yang diberikan kepada ASN yang ditemukan tidak netral. Sanksi yang mengintai mulai dari demosi hingga pemecatan sebagai ASN.
Meski begitu, Danny mengatakan dirinya hingga saat ini belum menerima laporan terkait ASN yang tidak netral. “Belum ada (laporan). Jelas sekali, sanksi sudah diatur oleh UU, jadi tentunya ada sanksi bertingkat,” tegas Danny. (jun-rhm)



×


Ganjar-Mahfud dan Gibran Jalan Sehat Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link