KEPALA UPT Asrama Haji Makassar, Zullkifly Hijaz, menjelaskan bahwa bus shalawat ini akan beroperasi selama 24 jam.
“Bus ini akan standby di area wisma jamaah. Jika tahun sebelumnya mereka harus berjalan kaki, kali ini kami menyediakan bus untuk memudahkan aktivitas beribadah jamaah, baik di masjid Asrama maupun selama melakukan aktivitas manasik haji,” ungkap Zul, Minggu (12/5).
Ia menambahkan bahwa bus shalawat ini didesain serupa dengan yang akan melayani jamaah haji di Tanah Suci Mekkah.
Warna bus, kode nomor, dan corak stiker juga dipilih agar mirip dengan bus shalawat di Syisyah, Mekkah, yang melayani jemaah embarkasi Makassar (UPG).
“Layanan bus shalawat ini disiapkan untuk jamaah selama di Asrama Haji Makassar. Desain bus ini dibuat agar serupa dengan bus shalawat di Syisyah, Mekkah, sehingga nantinya jamaah tidak akan merasa asing ketika mereka sampai di Tanah Suci,” tambahnya.
Ada tiga unit bus shalawat yang telah disiapkan untuk melayani jemaah di Asrama Haji Makassar, dengan kapasitas 20 kursi dan satu kursi khusus untuk jemaah lansia.(jun)

