pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hindari Gangguan, Parpol Koalisi Didesak Deklarasi

Pasangan DIA dan Inimi Diperkenalkan ke Publik

MAKASSAR, BKM — Tiga partai politik pendukung pasangan bakal calon gubernur Moh Ramdhan Pomanto dan bakal cawagub Azhar Arsyad didesak untuk segera menggelar deklarasi, sekaligus mengumumkan surat rekomendasi final. Hal itu menyusul adanya sejumlah pihak yang berupaya mengganggu pasangan ini.
”Kalau bisa dalam waktu dekat kita (partai pengusung) lakukan deklarasi. Tiga partai mengumumkan surat rekomendasi final, sehingga tidak ada lagi halangan ke depan. Karena saya tahu banyak yang coba mengganggu,” ujar Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulsel Muhammad Iqbal Arifin.
Iqbal menyampaikan hal itu dalam perkenalan diri pasangan bakal cagub dan cawagub Danny Pomanto-Azhar Arsyad di kediaman Danny Jalan Amirullah, Makassar, Minggu malam (4/8). Tak hanya Danny dan Azhar, pasangan bakal cawali Indira Yusuf Ismail dan bacawawali Ilham Ari Fauzi juga ikut memperkenalkan diri. Hadir para petinggi tiga parpol pendukung kedua pasangan ini, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Iqbal melanjutkan, bahwa dengan mendeklarasikan DIA (akronim dari pasangan Danny-Azhar), maka ketiga partai pengusung ini kata Iqbal menyelamatkan demokrasi dari wacana kotak kosong atau kolom kosong.
“Kalau ada orang bilang kotak kosong adalah demokrasi itu bohong. Kotak kosong bukan demokrasi, dan kita adalah orang-orang salah jika membiarkan itu,” tegas Iqbal yang ditemani Andi Ansyari Mangkona.

Pihaknya juga akan mulai mengatur strategi untuk mengawal Danny-Azhar pada pilgub Sulsel mendatang jika telah dilakukan deklarasi. “Supaya sudah ada yang bisa ditempati jalan,” tandas Iqbal.
Permintaan Iqbal itu langsung mendapat respons dari Danny Pomanto. Ia mengakui bahwa pihaknya sedang menyiapkan segala hal untuk menggelar acara deklarasi secara resmi, hanya saja menunggu waktu yang tepat.
“Kalau deklarasi Insyallah kita akan cari waktu yang tepat. Sama kalau orang menikah harus cari hari baik. Tapi kalau tempat saya sudah persiapkan,” kata Danny.

Bukan Kebetulan, Tapi Takdir

Pasangan Danny-Azhar menggunakan tagline DIA Baik untuk Sulsel dan Save Sulsel untuk maju di pilgub Sulsel 2024. Save Sulsel merupakan sisi emosional masyarakat Sulsel yang senantiasa menginginkan kebaikan.
“Izin, kami berdua pakai tagline DIA Baik untuk Sulsel dengan Save Sulsel. Save Sulsel bagian dari emosional masyarakat Sulsel hari ini,” kata Danny Pomanto.
Orang nomor satu Makassar itu mengatakan, pertemuan yang dikemas dengan acara makan malam bersama ini merupakan ide dari teman-teman PDIP untuk mengumpulkan partai koalisi yakni PKB, PPP lainnya agar kompak. Dengan begitu, ini pula sebagai bagian dari konsolidasi jelang pendaftaran.
Wali Kota Makassar dua periode ini mengungkapkan, dirinya sengaja membuat acara santai dan tidak formal, karena menurutnya, dengan makan malam bersama akan membuat persaudaraan antara sesama dan partai koalisi makin kuat.

“Adat kita, persaudaraan itu ada di meja makan. Itulah saribattang (persaudaraan),” ucapnya. “Di Makassar persaudaraan tidak butuh berbulan-bulan, hanya butuh beberapa jam. Itulah filosofi, adat kita,” tambahnya.
Sementara itu, Azhar Arsyad yang juga Ketua DPW PKB Sulsel ini mengaku bahagia karena semua proses berjalan begitu cepat. Dia juga bersyukur karena partainya dengan PDIP, juga PPP bersama dalam dua pemilihan, yakni pilgub dan pilwali Makassar.
“Jadi ini bukan kebetulan. Ini sudah takdir,” kata Azhar didampingi puluhan legislator PKB dan pengurus DPW PKB Sulsel ini.

Daeng Tayang

Sementara pasangan bakal cawali Indira Yusuf Ismail dan bacawawali Ilham Ari Fauzi kompak membangun chemistry bersama partai koalisi. Dalam beberapa kali kesempatan Indira-Ari kompak bersama turun ke masyarakat.
Partai koalisi pun memberikan dukungan penuh terhadap pasangan ini, dengan harapan mereka mampu meraih kemenangan dan mewujudkan perubahan positif bagi Makassar.
Dihadapan partai koalisi, Indira-Ilham hadir sebagai representasi emak-emak dan generasi Z.
Duet ini mewakili dua kelompok yang memiliki peran vital dalam pembangunan kota. Diharapkan mampu membawa angin segar dengan memperjuangkan aspirasi dua segmen penting dalam masyarakat.

Indira percaya, meskipun dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda, ia dan Ilham akan saling melengkapi dalam membangun visi dan misi dalam melanjutkan kebaikan Kota Makassar.
“Insyaallah chemistrynya sudah dapat. Saya baru dua kali turun bersama adek Ilham. Alhamdulillah kita akrab,”tuturnya.
Indira turut mengumumkan tagline ‘INIMI’ Lanjutkan Kebaikan, Teruskan Kebaikan, sebagai tagline untuk maju di Pilwali 2024.

Sementara itu, Ilham menyapa dan memperkenalkan diri kepada partai koalisi sebagai representasi generasi Z yang akan mendampingi Indira. Didampingi sang ibu dan ayah yang juga Wakil Ketua Umum DPP PPP Dr HM Amir Uskara, Ilham menekankan bahwa generasi Z memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan kota. Di pilwali 2024, Ilham membranding dirinya sebagai Daeng Tayang, yaitu sosok yang akan selalu menunggu dan menghampiri. “Kepada teman-teman sekalian anggap saya teman seumuran, dan kepada orang tua, anggap saya sebagai anakta’,” ujarnya.
Dengan semangat yang tinggi dan dukungan solid dari partai koalisi, paket Indira-Ilham Fauzi optimis dapat meraih hati masyarakat Makassar dan membawa perubahan yang diinginkan.

“Insyaallah ke depan kita akan hijaukan Sulawesi Selatan karena ada PKB dan PPP. Dan akan kita merahkan Sulawesi Selatan. Ternyata Bapak Ibu, kalau warna merah dan hijau disatukan, akan mirip-mirip warna oranye. Insyaallah akan kita oranyekan Makassar,” ujar Ilham yang juga alumni Teknik Sipil Universitas Indonesia ini. (rhm)



×


Hindari Gangguan, Parpol Koalisi Didesak Deklarasi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link