pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Grace Eunike, Juara Ana’ Dara Daeng Cilik Kota Makassar

Tak Menyerah Ketika Gagal, Kuncinya Latihan

WAJAH mungil dengan senyum yang selalu merekah. Itulah kesan pertama saat bertemu dengan Grace Eunike. Di usianya yang baru menginjak delapan tahun, gadis kecil kelahiran Toraja ini telah menorehkan prestasi membanggakan.

IA berhasil menyabet gelar juara satu dalam ajang Ana’ Dara Daeng Cilik Kota Makassar. Sebuah pencapaian gemilang yang menjadi bukti bahwa keberanian dan kerja keras tak pernah memandang usia.

Grace saat ini duduk di bangku sekolah dasar (SD). Meski tergolong sangat belia, ia telah akrab dengan panggung dan sorotan lampu. Beberapa ajang fashion show sudah diikuti sebelumnya. Diantaranya Fashion Show Full Color dan Global Indonesia, yang menjadi pengalaman berharga sebelum akhirnya tampil percaya diri di ajang pemilihan Ana Dara Daeng Cilik Makassar.

“Tentu sangat senang dan bahagia. Apalagi sebenarnya aku nggak nyangka juga bisa dapat juara satu. Peserta waktu itu banyak sekali. Jadi aku cuma mikir mungkin bisa juara tiga. Tapi ternyata malah dapat juara satu,” ungkap Grace polos namun penuh kebanggaan saat hadir menjadi bintang tamu dalam siniar untuk kanal BKM News.

Ajang Ana Dara Daeng Cilik sendiri tak sekadar menilai penampilan fisik. Terdapat beberapa aspek penilaian penting, antara lain catwalk, ekspresi, orasi, hingga kemampuan menjawab pertanyaan saat wawancara.

Grace berhasil unggul di berbagai aspek. Hal tersebut membuktikan bahwa ia tidak hanya cantik dan imut, tapi juga memiliki karakter dan potensi besar sebagai generasi muda yang percaya diri.

Perjalanan Grace di dunia pageant dimulai dari sebuah ajakan sederhana sang ibu. “Pertama kali ikut itu di ajang Fashion Show Busana Trendy yang diadakan di Makassar. Nah… waktu itu mama nyuruh aku untuk ikut. Kebetulan aku memang suka dengan dunia pageant. Tapi sebenarnya dulu aku pemalu banget. Setelah beberapa kali ikut, aku mulai terbiasa dan akhirnya jadi lebih percaya diri,” ceritanya.

Di balik pencapaian itu, tentu ada proses yang panjang dan tak selalu mulus. Grace mengaku pernah merasakan kegagalan, namun ia tak pernah menyerah.
“Pernah gagal juga. Tapi kuncinya sih yang penting latihan. Kalau misalnya nggak dapat juara, itu nggak apa-apa. Yang penting terbiasa dulu,” ucapnya.

Untuk mempersiapkan diri dalam setiap kompetisi, Grace rutin berlatih. Latihannya dimulai sejak pagi hari. “Biasanya aku latihan itu jam 9 pagi, terus dilanjut jam 7 malam. Dan yang ngelatih itu mami sendiri,” ujarnya sambil tersenyum.
Dukungan penuh dari keluarga, terutama sang ibu yang juga menjadi pelatih sekaligus motivator utama, menjadi kunci di balik keberhasilannya.

Di tengah rutinitas sebagai siswi SD dan kegiatan lomba yang padat, Grace tetap menjaga semangat belajarnya. Ia dikenal sebagai anak yang rajin dan tidak pernah melalaikan tugas sekolah.
Prestasinya menjadi inspirasi, terutama bagi anak-anak seusianya, bahwa mimpi bisa diraih sejak dini, asal disertai dengan kemauan dan usaha yang tulus.

Ke depan, Grace berharap bisa terus mengikuti berbagai ajang serupa, bahkan go internasional.
Dengan semangat dan dukungan keluarga, tak ada yang mustahil bagi Grace Eunike. Bintang cilik dari Toraja ini telah membuktikan bahwa keberanian untuk melangkah adalah awal dari pencapaian besar. (jar)



×


Grace Eunike, Juara Ana’ Dara Daeng Cilik Kota Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link