GOWA, BKM — Gegara kue sisa tamu upacara HUT ke-80 RI pada Minggu (17/8), di lapangan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Gowa, bocah Samsul (7) dan bocah Aidil (8) akhirnya terbang ke Jakarta.
Pengalaman pertama naik pesawat, kedua bocah ini didampingi orangtua masing-masing terbang bersama Bupati Gowa, Husniah Talenrang sangat senang.
Sesampai di Jakarta kedua bocah ini dibawa Bupati Gowa, Husniah Talenrang ke puncak peringatan HUT ke-27 PAN di The Dome Senayan Park Jakarta, Minggu kemarin (24/8).
Keduanya bertemu langsung Menko Bidang Pangan yang juga Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan. Dalam perhelatan PAN ini, Zulkifli menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan untuk Samsul dan Aidil. Dipeluk Menko Zulkilfi Hasan, kedua bocah ini langsung menerima bantuan beasiswa masing-masing Rp10 juta.
Bupati Gowa, Husniah Talenrang mengaku aksi kedua bocah kelas 1 dan 2 SD ini dianggap mampu menjadi contoh untuk tidak menyia-nyiakan makanan atau mubazir.
”Kami membawa langsung Samsul dan Aidil ke Jakarta dalam rangka HUT PAN, Alhamdulillah mereka mendapatkan penghargaan sebagai anak yang anti Food Waste, dimana mereka patut dijadikan contoh bagi orang dewasa dan seusianya agar tidak mubazir terhadap makanan,” jelas bupati Gowa yang juga ketua DPW PAN Sulsel.
Husniah mengatakan, kepedulian yang ditunjukkan bocah Samsul dan Aidil yang baru berusia 7 tahun ini, perlu diapresiasi. Karena sejak dini sudah menanamkan sifat peduli terhadap sesama.
”Anak-anak ini yang viral di hari kemerdekaan, mereka mengumpulkan kue utuh kemudian dibawah pulang dan dibagi ke teman dan tetangganya. Niatnya baik agar makanan ini tidak mubazir kemudian dibagikan sehingga rasa kebersamaan dan kepeduliannya terhadap orang lain terbentuk dari kecil,” kata Husniah.
Di tribun perhelatan PAN, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, mengaku saat ini tingkat menyisakan makanan di Indonesia masih cukup tinggi. Namun dengan hadirnya Samsul dan Aidil memberikan pelajaran berharga untuk bisa menghargai makanan.
”Kita selalu merasa yang bisa menjadi teladan adalah orang besar atau dewasa, pejabat atau tokoh, tapi hari ini kita semua ingin belajar dari dua anak dari Gowa Sulawesi Selatan. Namanya Samsul dan Aidil, dimana saat perayaan 17-an mereka mengumpulkan makanan. Jadi anak ini menjadi pahlawan, dia ambil dan dibagikan ke teman dan tetangganya,” papar Zulkifli Hasan penuh haru.
Zulkifli Hasan mengaku, aksi dua bocah itu menjadi pelajaran besar bagi orang dewasa. ”Ayo belajar bersama mereka, meskipun masih muda dia punya kesadaran untuk menyelamatkan sekecil apapun rezeki makanan yang kita dapat dan menjaga nikmat Allah dengan penuh tanggung jawab,” ucap Menko Pangan RI ini.
Sebagai bentuk kebanggaannya, Zulkifli Hasan mengajak seluruh kader PAN yang hadir untuk tidak mubazir terhadap makanan dan menjadikan kedua anak ini sebagai contoh nyata. (sar)

