pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

134 Rumah di Sokkolia, Gowa Diterjang Puting Beliung, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Rumah warga di Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa yang rusak pada bagian atap setelah diterjang angin kencang.

GOWA, BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Terjangan angin puting beliung merusak ratusan rumah warga di Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Peristiwa itu terjadi pada Senin sore, 6 Oktober 2025 pukul 15.00 Wita.

Angin yang tetiba datang bertiup kencang disertai kilat dan guntur yang menggelegar membuat warga setempat diliputi cemas. Tak lama berselang, ratusan rumah warga diketahui mengalami kerusakan.

Awalnya terdata 107 rumah warga rusak yang atapnya diterbangkan angin. Namun, setelah Pemerintah Desa Sokkolia bersama Pemerintah Kecamatan Bontomarannu bersama Tripika turun melakukan pendataan, rumah yang menjadi sasaran amukan angin kencang mencapai 134 unit.

Camat Bontomarannu Muh Syafaat Surya Atmaja, mengatakan pihaknya masih terus mendata rumah-rumah yang kemungkinan terdampak tapi belum terlapor. “Awalnya ada 107 unit rumah. Ternyata setelah disusuri lagi, jumlahnya menjadi 134. Saat ini kami sementara mendata bersama Pak Kades,” ujar Muh Syafaat saat dihubungi via sambungan Whatsapp, Senin malam.

Syafaat menambahkan, pihaknya baru saja membuat laporan resmi kepada Bupati, Wabup serta Sekkab Gowa. Menurutnya, angin yang menyasar permukiman warga adalah puting beliung. Dari penelusuran di lapangan, terjangan angin puting beliung menyasar Dusun Borong Rappo, Dusun Borong Bullo, dan Dusun Borongkaluku. “Rerata kerusakan rumah warga pada bagian atap,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pendataan rumah warga yang terdampak di Dusun Borong Rappo sebanyak 80 unit. Yang terdampak di Dusun Borong Bulo sebanyak sembilan unit rumah. Sementara di Dusun Borong Kaluku sebanyak 17 unit rumah terdampak.

Selain rumah warga, ada dua unit Fasum yang mengalami kerusakan pada bagian atapnya di Dusun Borong Rappo, yakni SD Inpres Borong Rappo dan Masjid Nurul Amin.

Camat Bontomarannu mengatakan, semua aparat bergerak pascakejadian untuk melakukan pendataan korban terdampak. Tripika bersama Tripides Sokkolia langsung melakukan tindakan tanggap darurat dengan membantu warga terdampak untuk melakukan pembenahan dan perbaikan rumah yang rusak akibat bencana tersebut.

“Pada pukul 19.00 Wita, kami beserta aparat terkait terus berupaya melakukan pendataan dan membantu warga terdampak. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Namun, dari segala kerusakan yang dialami warga terdampak, termasuk dua fasum, kita estimasi kerugian mencapai Rp1 miliar,” jelasnya.

Selain di Desa Sokkolia, pihaknya juga memantau kondisi di Desa Mata Allo. Sebab di desa tetangga Sokkolia ini ternyata juga ada warga ikut terdampak.

”Ada satu rumah di Mata Allo, tepatnya di Dusun Berdikari II ikut terdampak. Rumah itu milik Dg Sannang yang tinggal bersama anak dan menantu serta satu orang cucu. Alhamdulillah tidak ada satupun anggota keluarga Dg Sannang yang jadi korban. Semua selamat. Saya bersama Danramil 1409-03 Bontomarannu dan Kanit Samapta Polsek serta Kadus Berdikari II ada di Mata Allo semalam, ” kata Camat Syafaat.

Pascabencana puting beliung, Selasa 7 Oktober 2025, Pemerintah Kecamatan Bontomarannu bersama Tripika, BPBD Gowa, para kepala UPT Kecamatan, PMI, Satpol PP Pendidikan dan sejumlah OKP melakukan apel bersama di depan Masjid Nurul Amin Borong Rappo.

Apel bersama ini bertujuan untuk melakukan langkah penanganan selanjutnya, yakni aksi bersih serta melengkapi pendataan para korban terdampak angin puting beliung. Satuan dari Divif 3 Kostrad juga ikut bergabung bersama.

“Atas kejadian ini, kami pemerintah kecamatan menyampaikan rasa keprihatinan mendalam. Semoga bencana seperti ini dan bencana lainnya tidak terjadi lagi. Kami juga menekankan agar seluruh aparat pemerintah melakukan pendataan bagi KME atau keluarga miskin ekstrem yang terdampak (butuh sinkronisasi data dengan pihak UPT Kemendukbangga dan Puskesmas) dalam bencana angin puting beliung ini. Kami kerahkan seluruh pihak berwenang untuk menghitung segala dampak baik dari segi ekonomi, kerugian materil, dan lainnya termasuk gotong royong untuk membantu masyarakat yang terdampak membenahi hunian mereka,” kata Camat Bontomarannu. (sar)



×


134 Rumah di Sokkolia, Gowa Diterjang Puting Beliung, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link