pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kolam Anti Banjir Tinggal Tunggu Izin

MAKASSAR, BKM– Pembangunan kolam penampungan (aquapond) untuk pengendali banjir di depan Kantor Gubernur Sulsel akan segera dilakukan. Saat ini kontraktor pembangunan sisa menunggu seluruh perizinan rampung.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan semua perjanjian kerjasama telah dilakukan. Baik antara donatur Japan International Cooperation Agency (JICA), pemerintah pusat dan provinsi.
“Sekarang tinggal izinnya, setelah itu kontruksinya mulai jalan. Mudah-mudahan bulan depan sudah mulai, target pembangunannya selama enam bulan,” kata Darmawan di sela-sela peresmian gedung baru RS Labuang Baji, Senin, (12/3).
Untuk pengerjaan sendiri, tidak akan terlalu berat sebab kontruksi kolam memakai bahan pra cetak. Yang sulit menurut Darmawan adalah proses penggalian dan pengangkutan tanah hasil kerukan.
“Apalagi ukurannya yang luas 80 kali 10 kali 4 meter. Kita akan atur bagaimana agar tidak mengganggu aktivitas di kantor gubernur dan jalan raya (Jl Urip Sumiharjo),” jelasnya.
Seperti diketahui, banjir di depan Kantor Gubernur Sulsel selalu menyulitkan para pengguna jalan yang melintas. Hujan sedikit saja, genangan air sudah tak terbendung sehingga membuat kemacetan yang cukup parah.
JICa menawarkan bantuan ke pemprov dengan membuat bak penampungan air sementara untuk kemudian dialirkan ke Sungai Pampang. Selain menawarkan konsep dan pengerjaannya, proyek ini rencananya juga akan menggunakan dana hibah dari negara tersebut.
Nilai bantuan hibah yang akan diberikan JICA, menurut Darmawan sekitar Rp18 miliar. Bantuan ini juga akan menjadi percontohan dari JICA menangani banjir yang terjadi.
“Kalau hujannya sudah reda, air yang ada di dalam kolam akan kita keluarkan kembali menuju kanal Pampang. Semuanya menggunakan sistem gravitasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Rahmat pemerhati kota merespons positif keinginan Pemprov Sulsel untuk membangun aquapon untuk mengatasi banjir di depan Kantor Gubernur Sulsel. “Masyarakat memang kesulitan mengakses jalan di depan Kantor Gubernur jika hujan. Sebab genangan bisa mencapai betis orang dewasa. Belum lagi, kemacetan parah terjadi akibat genangan tersebut. Saya harapkan proyek itu bisa terwujud,’ jelasnya.(rhm)



×


Kolam Anti Banjir Tinggal Tunggu Izin

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar