GOWA, BKM — Siang pukul 15.00 Wita, Jumat (11/5) di Dusun Bontolebang, Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Seorang pria bernama Usman Dg Serang (40) tiba-tiba muncul dengan informasi mengejutkan.
Ia membawa kabar tentang penemuannya. Sesosok tubuh perempuan mengambang di atas permukaan Danau Tanjung, Dusun Bontolebang. Kondisinya sudah tidak bernyawa dengan badan tertelungkup. Tak mengenakan baju.
Hanya rok kain berwarna hijau bermotif bintik hitam, serta bra yang melekat di tubuhnya. Tidak ada satupun tanda pengenal diri yang ditemukan.
Dalam keadaan panik, Usman yang sehari-harinya menggembala sapi ini kemudian melaporkan ke Kepala Dusun Bontolebang Rahman Dg Tiro. Selanjutnya, Rahman meneruskan laporan penemuan mayat itu ke petugas Binmas Desa Sunggumanai Bripka Muh Yusuf. Lalu ditindaklanjuti dengan melaporkannya ke Pospol Pattallassang dan Polsek Bontomarannu.
Selang beberapa menit kemudian, personel Satreskrim Polres Gowa datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas langsung mengevakuasi mayat tersebut. Juga melakukan olah TKP sebelum membawa jasad korban ke RSU Bhayangkara, Makassar untuk proses selanjutnya.
Usman yang pertama kali menemukan mayat tersebut, mengaku awalnya dia mengira yang mengambang di air danau tiu benda lain, bukan manusia. Namun setelah memperhatikannya dengan baik, ternyata itu mayat manusia. Diapun segera melaporkannya ke kepal dusun setempat.
Informasi ini langsung mengundang perhatian warga. Mereka berbondong-bondong datang ke lokasi. Hanya saja, tak satupun di antaranya yang mengenali sosok perempuan itu. Apalagi kondisi mayat sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk. Diperkirakan mayat perempuan itu sudah berada di danau bekas galian tambang C itu sejak enam hari lalu.
“Kayaknya sudah enam harimi, karena baunya busuk dan bengkak sekalimi,” kata sejumlah warga yang saling bertanya-tanya.
Danau Tanjung eks galian tambang C ini, oleh warga setempat diketahui memiliki kedalaman 5 meter. Mayat ditemukan tidak jauh dari tepi danau. Lokasi danau buatan ini sekitar 500 meter dari jalan poros Dusun Bontolebang.
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga yang dikonfirmasi, kemarins sore mengatakan, sampai mayat dievakuasi ke RS Bhayangkara, Makassar, identitasnya belum diketahui. Polisi pun masih menyisir lokasi sekitar penemuan mayat untuk mengetahui apakah ada warga yang mengenali korban.
“Identitas korban kita belum tahu. Anggota kami masih mencari tahu dari warga jika ada yang mengenali korban,” kata Shinto.
Apakah mayat tersebut langsung diotopsi untuk keperluan penyelidikan atau tidak, menurut Shinto, pihaknya tetap meminta pihak RS Bhayangkara untuk melakukan otopsi.
“Kami meminta RSU Bhayangkara untuk tetap melakukan otopsi, meski korban belum dikenali identitasnya. Ini untuk keperluan penyelidikan,” kata Kapolres. (sar/rus)
Wanita tak Berbaju Tewas Mengambang di Danau
×

