pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Beras Bulog tak Diminati Masyarakat

MAKASSAR, BKM– Komisi VI DPR RI bersama Pemprov Sulsel melakukan peninjauan stok dan harga kebutuhan pokok ke Pasar Terong, Jumat (25/5).
Dalam peninjauan ini, Komisi VI DPR RI didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Sulsel Tautoto Tanaranggina, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Hadi Basalamah, Kepala Divre Bulog Sulselbar, Din Syamsuddin dan beberapa tim Satgas Pangan Sulsel.
Dalam peninjauan bersama 11 anggota komisi VI dan Pemprov Sulsel tersebut, ditemukan harga beras premium yang berasal dari petani dijual sekitar Rp9 ribu per kilogram. Sementara beras yang dijual oleh Bulog sekitar Rp8.500 perkilogram.
“Kita tanya pedagangnya, ternyata masyarakat lebih senang membeli beras premium dibandingkan beras Bulog meski ada perbedaan harga Rp500. Ini akan menjadi masukan kita kepada Bulog agar menjaga kualitas beras mereka,” ungkapnya.
Salah seorang pedagang beras di Pasar Terong, Aris mengungkapkan beras premium disuplai dari Kabupaten Sidrap. Meski harga beras Bulog lebih rendah dibandingkan harga beras premium, namun menurutnya beras premium lebih dipilih konsumen.
“Masyarakat lebih senang beras premium. Soal harga memang ada kenaikan sebelum dan selama Ramadhan ini sekitar Rp300 rupiah per kilogram,” katanya.
Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan ekspor yang dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan. Dalam waktu dekat akan dilakukan rapat dengar pendapat dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan Perum Bulog.
“Pemerintah berencana menambah impor 500 ribu ton, sebelumnya sudah ada 500 ribu. Kalau ini jadi berarti tahun ini akan ada 1,5 juta ton beras impor dan ini akan menjadi stok Bulog,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Asman Natawijaya.
Menurutnya apa yang ada di Sulsel bisa menjadi gambaran kondisi stok beras di Indonesia. Sebab, Sulsel sudah swasembada beras dan menyuplai beberapa provinsi lainnya.
“Kami sudah dengar statmen dari Pak Gubernur kalau daerah ini adalah lumbung beras. Dan memang kita lihat harga relatif murah,” jelasnya. (rhm)



×


Beras Bulog tak Diminati Masyarakat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar