pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hingga Mei, Realisasi PKB Bapenda Sulsel Rp460 M

MAKASSAR, BKM — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel menargetkan pajak daerah tahun 2018 sebesar Rp3,47 triliun. Untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ditargetkan sebesar Rp1,1 triliun. Hingga 31 Mei 2018 realisasinya telah mencapai angka 38,8 persen atau Rp460 miliar.
Untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pencapaiannya sebesar 34,14 persen. Atau Rp337 miliar dari target Rp987 miliar. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dari target sebesar Rp601 miliar, telah terealisasi Rp281 miliar atau 41,83 persen.
Selanjutnya, untuk Pajak Air Permukaan (PAP) yang ditargetkan sebesar Rp56 miliar, telah dicapai Rp45 miliar atau 52,97 persen. Dan untuk pajak rokok, dari target sebesar Rp610 miliar, telah dicapai Rp184 miliar atau 30,34 persen.
”Khusus untuk Kota Makassar, sesuai penetapan bagi hasil pajak daerah hingga 31 Mei 2018, telah memperoleh bagi hasil sebesar Rp115 miliar,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel H Tautoto Tanaranggina saat memberi materi pada sosialisasi pajak daerah dan layanan unggulan Samsat, serta sosialisasi Perda No 8 tahun 2017 di Ruang Puri Agung, Hotel Grand Palace Makassar, Kamis (28/6).
Hadir dalam acara ini Kepala UPT Pendapatan Wilayah Makassar 2 Utara Nurlina. UPTD ini membawahi tujuh kecamatan di Makassar. Yakni Biringkanaya, Tamalanrea, Bontoala, Wajo, Ujung Tanah, Panakkukang dan Manggala.
Selain itu, hadir pula anggota DPRD Provinsi Komisi C Alex Palinggi, Pamin II STNK Makassar Utara Iptu Ade Firmansyah, serta Gunawan dari PT Jasaraharja Cabang Sulsel. Sosialisasi diikuti ratusan peserta yang berasal dari berbagai kalangan. Antara lain diler kendaraan, komunitas pemilik kendaraan, LSM, mahasiswa, dan sejumlah pelanggan Samsat di wilayah Utara Makassar.
Dikatakan Tautoto, sosialisasi pajak merupakan hal yang wajib dilakukan, agar sebagian besar masyarakat dapat mengetahui pentingnya pajak bagi kelangsungan pembangunan daerah. Untuk melayani dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya, di wilayah Sulsel telah ada 25 samsat induk, satu samsat pembantu, empat pos pembantu, dan 29 Gerai Samsat. Selain itu, dibantu pula dengan beberapa armada Samsat keliling.
“Ini merupakan layanan unggulan yang dibuat, dengan tujuan memberikan pelayanan dan kenyamanan serta kemudahan kepada masyarakat wajib pajak dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya. Ini sesuai dengan tagline Bapenda, yaitu datang disambut senyum dan pulang dengan tersenyum,” kata Tautoto.
Terdapat pula beberapa layanan unggulan Samsat di wilayah provinsi Sulsel. Salah satunya yang terbaru adalah pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) non tunai melalui ATM dan kartu debit.
Diakui Pejabat Sekprov Sulsel ini, Bapenda telah banyak melakukan terobosan guna memanjakan setiap wajib pajak dalam menyelesaikan kewajibannya. Selain pembayaran non tunai, ada pula samsat keliling, samsat drive thru, samsat delivery, pelayanan e-samsat, samsat door to door, serta layanan lainnya.
Bahkan, dengan memanfaatkan teknologi melalui info pajak via SMS dan twitter, setiap wajib pajak dapat mengetahui dan memperoleh informasi besaran dan tanggal jatuh tempo pajak kendaraannya.
“Ini semua untuk menunjang kelancaran masyarakat dalam menyelesaikan pajaknya,” tandasnya.
Lebih jauh disampaikan, insentif BBNKB sebesar 20 persen telah diberikan Bapenda Sulsel. Dengan pemberian subsidi tersebut, BBNKB di Sulsel menjadi 10 persen, yang sebelumnya sebesar 12,5 persen. (*/rus)



×


Hingga Mei, Realisasi PKB Bapenda Sulsel Rp460 M

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar