MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, menyayangkan sikap dua kabupaten yang tidak ikut perhelatan akbar Jambore PKK tingkat Provinsi Sulsel yang digelar di gedung Celebes Convention Centre (CCC), Kamis (29/10).
Syahrul menekankan, PKK jangan terlalu banyak berpolitik. Yang paling penting adalah bagaimana bisa bergerak dan berbuat untuk kesejahteraan rakyat.
“PKK jangan terlalu banyak berpolitik. Saya berharap seperti itu. Sehingga saya sayangkan kalau ada daerah yang tidak hadir di acara ini. Padahal disini tidak ada politik. Disini adalah panggilan emosional kita bergerak untuk kepentingan rakyat Indonesia yang lebih baik,” ungkap Syahrul di sela-sela pembukaan.
Dua kabupaten yang tidak hadir dalam Jambore PKK itu adalah Kabupaten Bantaeng dan Bulukumba.
Alpanya dua kabupaten tersebut dalam perhelatan akbar PKK memang mengundang tanda tanya berbagai kalangan.
Gubernur dua periode ini menambahkan, PKK harus berperan aktif untuk kesejahteraan rakyat. Karena itu, Jambore harus dijadikan momentum untuk mengkonsolidasi pikiran untuk kehidupan rakyat yang lebih baik.
“Kehidupan yang lebih baik hanya ada kalau 10 program PKK jalan, kader PKK berperan maksimal,” ujarnya.
Ia menargetkan, pendapatan rakyat tembus Rp50 juta per tahun. Karena itu, PKK harus bersatu untuk mewujudkan hal tersebut.
“Tugas PKK juga harus menghindarkan anak-anak dari kekerasan. PKK jangan terlalu banyak berpolitik. Saya sangat sayangkan kalau ada daerah yang tidak hadir hari ini, karena tidak ada politik di sini,” tegas Syahrul.
Dalam acara tersebut, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo juga memberikan? penghargaan Adhibakti Pratama PKK untuk kader PKK yang telah mengabdi 10 tahun berturut-turut.? Ribuan kader PKK juga dihibur dengan kehadiran artis dangdut Evie Tamala.
Sementara itu, ribuan kader dasawisma PKK mengikuti Jambore Dasawisma PKK selama empat hari.
Ketua TP PKK Sulsel, drg H Ayunshri Syahrul, mengatakan, peringatan HKG PKK ke-43 lebih semarak karena dirangkaikan dengan Jambore Dasawisma Kader PKK, sarasehan, hingga Bulan Bhakti Gotong Royong. Ia berharap, melalui pertemuan tersebut bisa memberikan semangat kepada kader PKK untuk memberdayakan masyarakat dan mensejahterakan keluarga.?
“Pada momentum ini, kita evaluasi apa saja yang telah dilakukan PKK dalam setahun terakhir, apa masalah yang dihadapi dan apa solusinya, serta apa yang harus dilakukan ke depan,” kata Ayunshri.
Ia juga meminta dukungan pemerintah agar PKK bisa bergerak bebas mendampingi masyarakat. Apalagi, PKK merupakan organisasi sosial kemasyarakatan.? Sejauh ini, gerakan PKK mengacu pada 10 program PKK. Tapi, harus berkualitas dan inovatif.
“Optimalkan fungsi pelayanan posyandu untuk memberikan layanan terdepan di bidang kesehatan, pendidikan, bina keluarga, maksimalkan program PAUD untuk menciptakan generasi emas bangsa, optimalkan pelaksanaan 10 program PKK untuk menjaga ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi keluarga,” pesannya.(rhm/war/c)
SYL Sindir yang tak Ikut Jambore
×

