MAKASSAR, BKM–Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Dipanegara Makassar membuka gelombang pertama dan kedua untuk para mahasiswa baru di Kota Makassar.Bahkan STIMIK Dipanegara memberikan promosi bebas biaya SPP untuk para mahasiswa baru yang ingin mendaftar cepat disana.
Diketahui Gelombang I Pendaftaran telah dibuka pada tanggal 16 Maret-30 April 2018, begitu pula gelombang II Pendaftaran juga telah di buka pada tanggal 01 Mei – 30 Juni 2018. Terakhir gelombang III pendaftaran sudah di buka pada tanggal 02 Juli – 31 Agustus 2018.
STMIK Dipanegara sudah melakukan proses wawancara mahasiswa baru pada tanggal 01 September 2018 dan pengumuman lulus pada tanggal 03 September 2018. Registrasi Ulang pada tanggal 03-07 Sep 2018 dan Orientasi Kampus 13-14 Sep 2018.
“Kita sudah mulai kuliah perdana pada tanggal 17 September 2018, dan ada potongan 50 persen SPP bagi 25 mahasiswa terbaik,” ungkap Jufri S Kom MT, Wakil Ketua III saat ditemui, Rabu (4/7).
Selain itu, STIMIK Dipanegara selalu mengadakan promosi untuk mahasiswa baru yang ingin mendaftar dengan berbagai kemudahan yaitu mendapatkan beasiswa yayasan, bebas SPP dengan mengikuti ketentuan persyaratan, seperti bebas tes masuk dan gratis SPP untuk 50 pendaftar pertama.
Diketahui biaya SPP dan BPP di STMIK Dipanegara untuk S1 sebesar Rp4 juta dan D3 sebesar Rp2 juta. Untuk BPP S1 sebesar Rp3,7 juta dan D3 sebesar Rp2,4 juta.Biaya peyambutan Maba sebesar Rp300 ribu dan biaya pendaftaran sebesar Rp250 ribu.
Target penerimaan mahasiswa baru disesuaikan dengan jumlah ruangan yang tersedia berkisar 800 sampai 1.000, dengan jumlah pendaftaran hanya 539 orang.Mereka diterima dengan mengikuti dua tes yaitu tertulis dan wawancara.
STIMIK Dipanegara juga menyediakan 3 program studi, sistem informasi teknik informatika dan manajemen informatika. dan selama setahun terakhir selalu mengalami peningkatan jumlah pendaftaran.
“Kami disini hanya melaksanakan tridarma perguruan tinggi di bawah naungan dikti.Melaksanakan perbaikan kampus.Bahkan kami dari tahun sebelumnya menurunkan jumlah mahasiswa karena mengsingkronkan mahasisawa dan dosen yaitu 1 banding 30 serta dosen-dosen yang mengajar disini harus S2. jumlah pengajar dikampus ini bersekisar 150 dan mengajar 90 saja. dari 3400 mahasiswa dari 3 jurusan.Harapan kampus ini agar masyarakat mempercayai kami untuk memberikan ilmu dan keterampilan kepada mahasiswa dan semua tergantung mahasiswa,”tutupnya. (ita)
STMIK Dipanegara Kini Buka Gelombang Terakhir
×

