PAREPARE, BKM — Perang bintang mewarnai pertandingan penyisihan Grup A antara Persipare Parepare melawan Gasma Enrekang di Stadion Gelora Mandiri Parepare, Minggu (1/11). Pertandingan yang diwarnai dengan aksi presing tinggi antara dua tim membuat laga ini semakin berjalan menarik.
Persipare yang dimotori Evan Dimas berkali-kali memutar otak untuk bisa menembus pertahanan Gasma Enrekang yang dipimpin Ferdinan Sinaga Cs. Laga yang menampilkan para bintang bola nasional ini sangat menarik ditonton oleh sekitar 25 ribu penonton.
Memasuki menit ke 15 babak pertama, Stadion Gelora riuh setelah wasit menunjuk kotak putih memberi hadiah pinalti kepada Persipare setelah pemain Gaswa handsball di kotak terlarang. Osas Saha yang mengeksekusi bola pinalti gagal membobol gawang Gasma yang dijaga kiper tim nasional, Kurnia Mega.
Skor 0-0 tak membuat anak-anak Persipare kendor. Mereka malah semakin menggenjarkan serangan. Umpan cantik Evan Dimas dari sudut kiri lapangan disambut oleh sundulan kepala yang keras striker Persipare, Titus Bonai (Tibo). Sundulah Tibo akhirnya berhasil membobol gawang Kurnia Mega. Persipare unggul dengan skor 1-0.
Pada babak kedua, permainan berjalan lamban. Umpan-umpan lambung diperagakan oleh kedua tim. Gasma Enrekang berkali-kali menekan lini pertahanan Persipare namun tak berhasil menyamakan kedudukan. Skor tetap 1-0 hingga laga berakhir.
Dengan kemenangan 1-0 ini, maka Persipare dipastikan lolos ke babak 8 besar dengan memimpin Grup A. Sebelumnya, Persipare telah mengantongi kemenangan atas Gaswa Wajo.
Sementara itu, kendati kalah dari Persipare, Gasma juga tetap lolos sebagai runner up Grup A.
Pelatih Gasma Enrekang, Abd Rahman mengatakan, kedua tim memiliki banyak pemain nasional, namun Persipare lebih menunjukkan kualitas permainan yang lebih baik.
”Untuk bisa masuk ke 8 besar, kami harus sedikit berbenah dengan merubah beberapa posisi pemain,” katanya.
Sedangkan Pelatih Persipare, Assagaf Razak mengatakan, skor 1-0 merupakan skor yang diharapkan, karena pemain lawan bermain cukup tangguh.
“Permainan kami sangat bagus. Dengan mengalahkan Gasma, ini merupakan prestasi tersendiri. Apalagi Gasma diperkuat banyak pemain nasional,” kata dia.
Di pertandingan lain, Fendy Edy selaku kapten Sandeg Polman mencetak gol pada masa enjury time ke gawang Persim Maros, di stadion Gelora Mandiri, Minggu (1/11) kemarin.
Gol bermula dari tendangan bebas di luar kota pinalti. Kiper Persim Maros, Resa tak berkutik menepis bola yang melaju kencang ke sudut kiri tiang jauh.
Pelatih Sandeg, Ahmad Sukri mengatakan, posisi timnya masih memiliki peluang. Jika Persim Maros menang melawan PSM, maka timnya akan hitung selisih gol untuk bisa lolos.
“Kami masih punya peluang,” kata Ahmad Sukri.
Pelatih Persim Maros, Anwar Liko berjanji akan mengalahkan PSM dalam laga kedua nantinya. ”Kami harus menang melawan PSM jika harus lolos ke delapan besar,” katanya. (smr/cha/b)
Kalahkan Gasma, Persipare ke 8 Besar
×

