MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah berkomitmen selalu membangun koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota di era kepemimpinannya. Dia menekankan gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah harus dirasakan kontribusinya untuk pembangunan daerah.
“Yang pernah jadi bupati, sangat merasakan bahwa kontribusi Pemprov sangat dibutuhkan,” ungkap Nurdin usai memberi penghargaan terhadap kabupaten/kota berprestasi, terkhusus kepada juara lomba desa tahun ini di Hotel Four Point by Sheraton, Kamis (27/9).
Dia menambahkan, akan membuat grup whatsup dengan bupati/wali kota beserta wakilnya agar koordinasi berjalan terus. Jika ada kesulitan yang ditemukan di lapangan, bisa langsung direspon di grup. Kepada seluruh OPD lingkup pemprov, gubernur juga mengimbau jika melakukan kunjungan kerja di daerah, harus sepengetahuan kepala daerah.
“Kuncinya sekarang adalah sinergitas. Tidak ada lagi jalan sendiri sendiri. Saya senang Pak Walikota Makassar intensif komunikasi dengan saya untuk Makassar yang baik,” jelas mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.
Dia melanjutkan, dalam 100 hari pertamanya, dia akan memangkas perijinan yang beratkan investasi. Itu bertujuan agar Sulsel ramai investasi. Daerah selama ini mengeluhkan pengurusan izin tambang seperti amdal. Secara bertahap, semua akan lebih dimudahkan.
Secara khusus, Nurdin meminta kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk lebih memaksimalkan program yang langsung bersentuhan dengan desa. Targetnya, seluruh desa harus memperkuat potensinya. PMD harus menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi desa.
Dia berjanji akan memperkuat dari segi anggaran. Bumdes dan perbankan juga harus hadir membantu modal usaha para petani agar mereka tidak terjerat sistem ijon.
Terkait lomba-lomba yang digelar setiap tahun oleh Dinas PMD, seperti lomba desa, teknologi tepat guna (TTG) dan lainnya yang digelar setiap tahun, diharapkan ke depan lebih berkualitas. Jangan sebatas lomba, para juara terima hadiah, piala, dan sertifikat. Harus ada pendampingan kepada mereka agar posisinya sebagai yang terbaik bisa lebih bermakna dan terimplikasi di tengah masyarakat. Para juri pun harus lebih independen dan profesional.
Kepala Dinas PMD, Mustari Soba mengemukakan, apa yang menjadi pesan dan instruksi Gubernur akan segera ditindaklanjuti.
“Semua yang disampaikan Bapak Gubernur muaranya untuk kesejahteraan masyarakat di desa. Tentu perintah beliau akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya.
Pada lomba desa tahun ini, juara I diraih
Desa Kambuno Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, juara 2 diraih Desa Lamatti Riaja Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai dan Juara 3 diraih Desa Timusu Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng.
Sementara lomba kelurahan, juara 1 diraih Kelurahan Sambung Jawa Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Juara 2 Kelurahan Watang Bacukiki Kecamatan Bacukiki Kota Parepare. Dan juara 3 Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur Kota Palopo.
Sementara juara 1 BUMDesa diraih oleh Lompulle Desa Lompulle Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng. Juara
2 BUMDesa Sirrang Lembang
Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja dan Juara 3 BUMDesa Sangngina
Lembang Angin-Angin Kecamatan Kesu Kabupaten Toraja Utara. (rhm)
Kordinasi Pemprov-Kabupaten/Kota harus Jalan
×

