pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Perpustakaan Wilayah yang Mulai Terlupakan

PERPUSTAKAAN merupakan sarana media komunikasi dimana mempunyai peran dan fungsi yang sangat penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebab dengan motto gemar membaca masyarakat akan mendapat pengetahuan yang lebih luas.

Laporan: IRFAN

Hanya saja, kemajuan teknologi yang pesat sekarang ini, di mana semua informasi di dunia bisa diakses dengan sentuhan jari dalam sebuah perangkat teknologi (IT) menjadikan fungsi perpustakaan mulai dilupakan orang. Hal ini terlihat dari sepinya pengunjung di Perpustakaan Umum Wilayah Sulawesi Selatan.
Banyak orang menilai, perpustakaan wilayah saat ini tidak mampu lagi mendongkrak minat membaca masyarakat. Bahkan belum melakukan terobosan-terobosan agar perpustakaan itu kembali digemari masyarakat seperti era tahun 80-sampai 90-an.
Saat ini, masyarakat lebih cenderung memilih membuka Smartphone mereka, ketimbang harus membuka buku untuk mencari informasi, dan referensi materi pelajaran di perpustakaan.
Tidak hanya itu, akses internet yang terbatas di dalam perpustakaan, dan hanya diperuntukkan untuk pegawai saja, termasuk penyebab masyarakat enggan datang ke perpustakaan.
Kepala Bidang Pelayanan, Pengolahan dan Pengembangan Jaringan Informasi Perpustakaan pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Heru Rusmana membenarkan hal tersebut. Menurutnya, jaringan internet disini ada, tapi masih terbatas, khusus untuk pegawai saja untuk melakukan pengimputan data.
Heru menambahkan, untuk menarik minat baca masyarakat. Pihak perpustakaan melakukan berbagai macam kegiatan, antara lain yaitu melakukan promosi perpustakaan serta mengadakan pekan perpustakaan, yang diisi dengan kegiatan lomba mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA. Ini khusus untuk untuk golongan pelajar. Sedangkan untuk masyarakat umum, pihak perpustakaan melakukan kerja sama dengan Penggerak PKK Provinsi.”Karena jangkuan perpustakaan terbatas, tentu keluarga juga harus ikut membantu untuk meningkatkan minat baca sejak dini, makanya kami melakukan kerjasama dengan tim penggerak PKK.”Papar Heru.
Nur Hidayah Indah Prastika, salah seorang mahasiswi yang datang ke perpustakaan mengaku, jika berada di dalam perpustakaan dalam waktu yang lama akan membosankan juga.”Kalau di perpustakaan bosan jaki, mending buka internet, didapat semua ji juga apa yang dicari,” ujar perempuan yang berparas jelita tersebut.
Lain halnya dengan Indah, Alif salah satu pengunjung perpustakaan, justru mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat bangunan perpustakaan yang semegah mall atau pusat perbelanjaan lainnya.”Seandainya pemerintah menciptakan perpustakaan semegah mall, pastimi banyak masyarakat yang senang menghabiskan waktunya di perpustakaan, Tojengnga, ” katanya sambil tertawa.
Ia juga berharap perpustakaan harus bisa mengembangkan minat baca masyarakat.
“Perpustakaan juga harus meningkatkan fasilitas, sarana dan sistem manajemen, agar perpustakaan menjadi tempat yang nyaman dan menarik sehingga banyak dikunjungi orang,” katanya.
Lebih jauh, kata Alif, Pemprov Sulsel juga harus mendukung kinerja perpustakaan agar dapat melakukan pendekatan yang komperhensif ke masyarakat untuk menarik baca masyarakat. Seperti mengadakan program-program membaca dan menulis untuk berbagai kalangan, tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, minat baca masyarakat seharusnya sudah ditanamkan dari kecil yaitu semenjak duduk di bangku Taman Kanak-kanak.
“Guru dan orang tua harusnya lebih mendorong anak-anaknya untuk membaca,” ucapnya.(ppl1)



×


Perpustakaan Wilayah yang Mulai Terlupakan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar