MAKASSAR, BKM — Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel sudah merampungkan verifikasi berkas calon Sekprov, Selasa (11/12).
Ketua Pansel Lelang Jabatan Sekprov, Gagaring Pagalung di Kantor Gubernur Sulsel, kemarin menjelaskan, dari hasil verifikasi pansel yang terdiri dari lima orang, dinyatakan jika seluruh pendaftar lelang sekprov yang berjumlah 10 orang dinyatakan lulus berkas.
Selanjutnya, seluruh peserta lelang jabatan yang lulud seleksi administrasi akan mengikuti tes kesehatan, tes kejiwaan, dan bebas narkoba.
Menurut Gagaring, tes ini akan dilaksanakan Kamis (13/12) di RSUP Wahidin Sudirohusodo.
Setelah tes kesehatan, bagi peserta yang lolos, akan mengikuti penilaian Assesment pada 18 Desember mendatang. Kemudian sehari berikutnya, mengikuti proses penulisab makalah untuk mengetahui apa yang ada di pikiran mereka jika menjadi seorang sekretaris daerah.
Hasil asessment akan diumumkan 25 Desember mendatang. Jadwalnya dimajukan sehari untuk memberi kesempatan para peserta mempersiapkan diri pada tes wawancara.
“Supaya peserta bisa persiapkan wawancara besoknya. Tanggal 26 Desember wawancara,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, pada proses seleksi, kemungkinan ada yang gugur. Tergantung apakah yang bersangkutan memenuhi syarat atau tidak untuk lanjut ke tahapan selanjutnya.
Proses seleksi akan berlangsung hingga 28 Desember mendatang.
Selama proses seleksi, kata Gagaring, dia meminta masyarakat memberi penilaian sekaligus memberi laporan kepada pansel jika ada hal-hal yang tidak berkenan dengan salah satu calon. Terutama terkait rekam jejak yang bersangkutan.
“Misalnya ada calon yang diketahui melakukan penyimpangan, silahkan melaporkan ke pansel untuk jadi bahan pertimbangan,” kata Gagaring.
Selanjutnya, pada 28 Desember mendatang, pansel akan mengajukan tiga calon dengan nilai tertinggi hasil seleksi ke Gubernur Sulsel. Selanjutnya, orang nomor satu Sulsel itu akan menindaklanjuti dengan mengirim berkas usulan ke Kemendagri dan Presiden.
Seperti diketahui ada 10 nama yang daftar lelang sekprov dan lolos berkas. Diantaranya Sekretaris Daerah Kepulauan Selayar Dr Marjani Sultan, Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI Dr Abd Hayat Gani, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Jufri Rahman, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika Pascasarjana UNM Prof Hamzah Upu, dan salah seorang pengajar dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Zubakhrum Tjenreng. Ashari Fakhsirie Radjamilo yang saat ini menjadi penjabat (Pj) Sekprov Sulsel dan juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel, Irman Yasin Limpo yang saat ini menjadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian Daerah (Balitbangda) Sulsel Iqbal Suhaeb, salah seorang dosen di Fakultas Ilmu Budaya Unhas Burhanuddin Arafah, dan mantan Sekda Takalar Nirwan Nasrullah yang saat ini menjabat sebagai Asisten II di kabupaten tersebut.
Salah satu nama yang menjadi kandidat kuat akan menjadi Sekda defenitif yakni Penjabat (Pj) Sekda Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo.
Ashari mengaku keikutsertaannya dalam lelang Sekda Sulsel atas dasar ‘Bismillah’. Ia mengaku telah mempertimbangkan matang-matang untuk maju ikut lelang jabatan Sekda Sulsel.
“Semua yang mendaftar pasti percaya diri, jangan mendaftar kalau tidak percaya diri. Tapi ini akan ada seleksi, kita lihat lah nanti kondisi-kondisinya seperti apa. Banyak sekali kita persiapkan ini,” ucapnya, Selasa (11/12).
Terkait isu, lelang jabatan tersebut hanya sebagai ajang formalitas saja dan beredarnya nama titipan yang sudah di plot bakal sebagai Sekda defenitif. Dirinya, langsung menepis dan membantah isu tersebut.
“Tidak mungkin dilakukan suatu seleksi kalau hanya formalitas, saya yakin itu. Pak gubernur saja mengatakan harus profesional. Saya pun tidak tahu saya akan lulus atau tidak,” pungkasnya. (rhm)
Masyarakat Diminta Laporkan Calon Sekprov Bersoal
×

