pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Alwi Hamu: Rektor Harus Punya Inovasi Bangun Unifa

MAKASSAR, BKM– Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Fajar, Alwi Hamu mengukuhkan Rektor dan Deputi Rektor Baru Universitas Fajar (Unifa) periode tahun 2018-2022, di gedung kampus Unifa, Kamis (27/12).
Dr Mulyadi Hamid, SE MSi dikukuhkan sebagai Rektor Unifa setelah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan.
Mantan Rektor Unifa Makassar, Prof Drs H Sadly Abdul Djabbar, MPA mengatakan, terpilihnya Mulyadi Hamid sebagai rektor baru tentu diputuskan melalui beberapa mekanisme pemilihan sebelum hasil itu diserahkan di yayasan. Menurutnya, saat ini rektor terpilih harus menjadikan Unifa jauh berkembang kedepannya. Dirinya bahkan memasang target kepada rektor terpilih untuk menjadikan Unifa menjadi urutan 50 besar dari urutan 1.400 PTS saat ini.
“Sudah delapan tahun saya mengelola kampus ini. Saya mau rektor sekarang punya kompetisi, baik managerial moral, sikap dan pengembang lebih baik kedepannya. Mudah-mudahan rektor yang baru ini mampu menjadikan Unifa menjadi urutan ke 50 besar, karena memang kampus kita ini baru 10 tahun berdiri. Kita juga harus menghasilkan 50 doktor kedepannya dari 25 doktor saat ini,” ungkapnya saat menyerahkan SK ke rektor terpilih.
Sedangkan Rektor Terpilih, Dr Muliyadi Hamid mengucapkan terima kasih kepada yayasan dan civitas akademik Unifa yang memberi kepercayaan kepada dirinya memimpin Unifa lima tahun kedepan. Apalagi, perjuangannya kedepan tidak mudah, dan rektor sebelumnya telah menetapkan standar yang tinggi sebelumnya, sehingga kerja-kerja kedepannya menurutnya perlu perjuangan keras membangun Unifa jauh lebih berinovasi.
“Pasti sesuai visi-misi, saya akan membangun Unifa ini jauh lebih baik dibanding PTS lainnya di Makassar. Saat ini, saya punya perasaan khawatir, karena rektor sebelumnya punya standar tinggi untuk bisa memajukan Unifa lebih baik lagi. Terlebih lingkungan strategi kampus mengalami perubahan yang lebih cepat untuk membawah perguruan tinggi lebih berinovasi. Apalagi saat ini Unifa sudah memiliki 12 prodi,” jelas mantan Deputi Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama ini.
Setelah ditetapkan sebagai rektor terpilih sejak tanggal 1 Desember 2018 melalui pengangkatan Rektor Unifa, sejumlah ucapan berupa karangan bunga membanjiri halaman gedung Unifa.
Turut hadir dalam pengukuhan rektor, Sekertaris LLDikti IX Sulawesi, Dr Hawignyo, Ketua Yayasan Pendidikan Fajar, Dr Ridwan Arief, Ketua Stim Nitro dan sejumlah petinggi civitas Akademik Unifa.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Fajar, Alwi Hamu berpesan, agar rektor terpilih dan rektor sebelumnya untuk sama-sama bersinergi membangun Unifa kedepannya. Rektor saat ini punya tanggungjawab besar, bagaimana mencetak banyak prestasi, tidak apa mencontek negara-negara lain untuk kepentingan banyak orang.”Seperti negara di Cina yang mencontek teknologi Jepang dan Korea. Bagaimana Jepang yang mencontek negara Eropa, kenapa kita tidak dalam hal teknologi. Jadi rektor sekarang ini harus punya prestasi yang luar biasa. Rektor baru juga harus mempunyai banyak pengembangan yang dijawab dengan inovasi. Perubahan dalam sistem pendidikan dimana sarjananya harus terserap dalam dunia kerja yang ditopang pendidikan etika moral, etika disiplin dan etika bertanggung jawab,” harap Alwi Hamu. (ita)



×


Alwi Hamu: Rektor Harus Punya Inovasi Bangun Unifa

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar