pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Menteri Minta Sulsel Lirik LRT

MAKASSAR, BKM — Sulsel, khususnya ibukota provinsi ini, Makassar, diperhadapkan pada kompleksitas persoalan pada transportasi. Pertambahan kendaraan yang tidak diimbangi oleh pembangunan jalan baru membuat kemacetan terjadi dimana-mana. Butuh inovasi dan strategi baru untuk memecahkan persoalan itu.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, berusaha untuk mengintensifkan pembangunan jalan-jalan tol baru di provinsi ini.
Dia pun berharap pembangunan jalan tol di Sulsel bisa masuk dalam program prioritas nasional di Kementerian Percepatan Pembangunan Nasional (PPN)/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
“Kalau masuk dalam rencana strategis (renstra), kita akan segera cari investor untuk Sulsel. Orang paati mau berinvestasi,” kata Nurdin.
Orang nomor satu Sulsel itu mengatakan, sudah saatnya masyarakat beralih ke moda transportasi massal ketimbang menggunakan kendaraan pribadi. Itu lebih efisien.
Selain jalan tol, Menteri Percepatan Pembangunan/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro menawarkan angkutan massal berbasis rel. Seperti Light Rail Transit (LRT) dan kereta api.
Bambang saat melakukan kunjungan ke Makassar dalam rangka penandatanganan MoU terkait Pembangunan Rendah Karbon di Baruga Lounge Pemprov Makassar, Selasa (12/2) mengatakan, moda transportasi LRT sangaf efektif digunakan bagi daerah dengan kepadatan penduduk satu juta ke atas. Seperti Kota Makassar.
“Menurut kami, ini saat terbaik untuk memulai. Khususnya untuk penduduknya sudah diatas satu juta,” kata Bambang.
Sejauh ini, kata dia, sudah ada dua yang mengajukan yakni Medan dan Bandung.
Terkait usulan pembangunan tol agar dimasukkan dalam program prioritas nasional, Bambang mengatakan pemerintah pusat akan mendukung. Apalagi pembangunannya tidak meminta dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun memberi kesempatan kepada BUMN dan pihak swasta dalam pembangunannya.
“Kami setuju. Tinggal yang perlu kami atur adalah rencana tata ruang di daerah itu sendiri,” ungkapnya.
Di sisi lain, lanjut dia, pusat juga mendorong agar proyek kerera api Makassar-Parepare bisa bermanfaat untuk Sulsel sebagai pendamping jalan. (rhm)



×


Menteri Minta Sulsel Lirik LRT

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar