pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lagu Daerah dan Pakaian Adat di Hari Kebudayaan

MAKASSAR, BKM — Kota Makassar memperingati Hari Kebudayaan, Senin (1/4) hari ini. Guna memeriahkannya, seluruh aparatur sipil negara, pegawai BUMN, BUMD, dan pegawai swasta diminta untuk mengenakan pakaian adat tradisional Sulsel dan nusantara.
Selain itu, di setiap perkantoran, area pelayanan publik, dan kawasan pelayanan konsumen menyediakan serta memutar lagu daerah, serta musik instrumen tradisional Sulsel.
Kepala Dinas Kebudayaan Sittiara Kinang menegaskan, ada sejumlah acara seremoni yang digelar Pemerintah Kota Makassar sebagai rangkaian Hari Kebudayaan. Seperti prosesi upacara pemerintahan dan adat di Fort Rotterdam. Ada pula parade budaya 1.000 penari di anjungan Pantai Losari, Somba Opu, dan Fort Rotterdam. Pertunjukan seni dan budaya (dance at the museum) berlangsung 4-20 April.
Mantan asisten I Bidang Pemerintahan Pemkot Makassar ini menambahkan, juga dilaksanakan Forum Group Discussion (FGD). Kegiatan ini berlangsung di Museum Kota Makassar.
Malam festival seni budaya di Anjungan Pantai Losari dan Benteng Rotterdam pada 6 April. Dimeriahkan maestro tarian, Theatre of Makassar, dan Makassar Ma’lipa. Juga festival kuliner tradisional pada 13 April di Museum Kota, dan 27 April di Benteng Rotterdam.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengatakan, Pemkot Makassar mencanangkan setiap 1 April sebagai Hari Kebudayaan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya melestarikan dan memperkenalkan lebih awal kebudayaan Kota Makassar secara khusus.
Danny, sapaan karibnya, melihat dari konsep yang diangkat pada pencanangan Hari Kebudayaan 1 April, memberikan pembelajaran penting. Salah satunya adalah memperkenalkan kebudayaan Makassar.
“Hari Kebudayaan memberikan kita satu pembelajaran penting. Karena tanpa kebudayaan, itu ibarat padang pasir tanpa tanaman. Begitu pun orang yang tidak punya budaya, tidak punya sopan santun. Orang yang tidak punya identitas,” ujar Danny.
Olehnya itu, sambung Danny, Hari Kebudayaan Kota Makassar menjadi sangat penting. “Tiga pertanyaan besar, apakah budaya kita dipahami oleh anak-anak kita? Apakah budaya ini menjadi pemersatu kita? Dan apakah budaya ini mampu menjadi identitas kita?” jelasnya. (nug/war/c)



×


Lagu Daerah dan Pakaian Adat di Hari Kebudayaan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar