pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

75 Peserta Ikut Uji Kompetensi Sektor Pariwisata

MAKASSAR, BKM– LSP Pariwisata Mahamu Mandiri bersama dengan Asdep Pengembangan SDM dan Hubungan antarlembaga deputi bidang pengembangan industri dan kelembagaan Kementerian Pariwisata, menggelar Uji Kompetensi sektor pariwisata bidang hotel dan restoran sebanyak 75 orang peserta.
Menurut Koordinator Assesor BNSP LSP Pariwisata Mahamu Mandiri, Andi hidayat mengatakan, ada sebanyak 75 orang perwakilan dari sembilan hotel berbintang yang ada di Makassar mengutus karyawannya untuk mengikuti sertifikasi uji kompetisi di bidang kerjanya masing-masing. Walaupun diakuinya masih banyak hotel di Makassar memperkerjakan karyawan hotel yang belum tersertifikasi uji kompetensi.
“Hari ini ada sebanyak 75 orang dari 9 hotel di Makassar yang mendaftarkan karyawannya. Nantinya mereka akan mengikuti empat Tahap yaitu, materi, tes tertulis, Wawancara dan Observasi langsung, atas penilaian ini barulah mereka bisa dinyatakan lulus tidaknya untuk uji kompetensi tersebut,” ungkapnya di Hotel Almadera Makassar, Kamis (27/6).
Selain itu, uji kompetensi ini berorientasi kepada peserta, agar mampu atau lebih menguasai setidaknya tiga hal yaitu skil (keahlian), pengetahuan dan sikap di bidang pekerjaannya masing-masing. Dengan demikian, diharapkan standar okupasi ini, tenaga kerja lokal mampu bersaing dengan pekerja luar yang juga memiliki sertifikat okupasi.
“Untuk Makassar sendiri, yang sudah mengikuti Uji kompetensi ini sekitar 50-60 persen, sisanya masih ada yang belum memiliki. Semua karyawan hotel dan pariwisata wajib mengikut kan karyawan untuk uji kompetensi itu, karena tolak ukurnya mereka dapat tiga hal dan memiliki sertifikat okupasi,” jelasnya.
Adapun yang sembilan hotel yang mengutus karyawannya untuk mengikuti Uji kompetensi tersebut adalah Hotel Almadera, Demelia, Robotel, Harper Perintis, Swissbell Panakukkang, Fave Makassar, Amaris Makassar dan Grand Asia Makassar. Selama dua hari, Kamis-Jumat (27-28/6 )peserta akan diberikan materi ujian untuk mengikuti ujian kompetisi tersebut.
“Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan kuota yang disediakan kepada peserta oleh Kementerian Parawisata di seluruh Indonesia. Untuk sulawesi sendiri ada sebanyak 400 kouta yang kami laksanakan dua kali setahun, kami juga sudah laksanakan di Kendari dan bulukumba,” bebernya. (ita)



×


75 Peserta Ikut Uji Kompetensi Sektor Pariwisata

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar