MAKASSAR, BKM — Pengurus Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sulsel menemui Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Sungai Tangka.
Ketua Umum Inkindo Sulsel, Ir Satria Majid menyampaikan sejumlah permasalahan yang saat ini dihadapi para tenaga konsultan di Sulawesi Selatan.
Dia mengatakan, Inkindo hadir di Sulsel untuk memberi support dan ikut andil dalam menyukseskan pembangunan. Termasuk dalam mendukung program kerja dan visi misi gubernur.
Namun Satria mengatakan, peran konsultan sejauh ini belum terlalu dilirik oramg selalu melihat hasil nyata dari sebuah pekerjaan. Padahal, apa yang dihasilkan, berdasarkan perencanaan dan pengawasan dari tenaga konsultan.
Selain itu, lanjut dia, kehadiran konsultan di Sulsel belum terlalu maksimal karena masih banyak kegiatan utamanya proyek yang menggunakan tenaga dari luar.
Dia memberi contoh, untuk sebuah proyek di Sulsel senilai Rp300 juta misalnya, konsultan yang ditunjuk orang dari Jawa.
“Giliran dibutuhkan untuk mengevaluasi pekerjaan itu, orang yang bersangkutan sudah tidak ada. Padahal kalau putera daerah diberdayakan, sampai selesai hingga operasional pun masih bisa,” ungkapnya.
Satria berharap ada peran dan perhatian gubernur dalam menyikapi persoalan ini.
“Kami butuh peran, minta dibuatkan semacam rule seperti peraturan gubernur (Pergub). Harus ada memayungi kami sehingga tidak mudah itu diinvasi oleh perusahaan dari luar Sulsel,” ungkapnya.
Di Sulsel, tambah dia, Inkindo memayungi 492 perusahaan yang ahli di bidangnya masing-masing, baik konstruksi maupun non konstruksi.
Dia menambahkan, jika gubernur inginkan kualifikasi perencana seperti luar negeri, misalnya Amerika, Jepang, Inggris, Pemprov Sulsel harus mendorong peningkatan kapasitas ilmu para tenaga konsultan
“Di Pemprov ada namanya pembinaan jasa konstruksi, disitu ada anggarannya. Mari lakukan pelatihan bertahap tingkatkan kapasitas mereka. Itu yang diharapkan,” tambahnya.
Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah mengatakan ke depan, sinergitas antar berbagai stakeholder, termasuk yang bergerak di bidang jasa, konstruksi, konsultan yang memiliki peran besar dalam pembangunan di Sulsel.
Orang nomor satu Sulsel itu berjanji akan menggodok Pergub yang mengatur dan melindungi kerja-kerja tenaga konsultan.
Pemprov juga akan ikut mendorong peningkatan kapasitas tenaga konsultan agar wawasan bisa semakin baik.
“Kita perlu ikut ambil bagian dalam peningkatan kapasitas tenaga konsultan agar wawasan dan visi-misi kita sama,” ungkap Nurdin.
Pada kesempatan itu, dia mengajak Inkindo untuk mempersiapkan diri untuk ambil bagian dalam melaksanakan program Pemprov Sulsel.
“Harus sepakat, kita butuh kualitas dan kita ingin para konsultan ikuti perkembangan jaman,” pungkasnya. (rhm)
Inkindo Curhat ke Gubernur
×

