MAKASSAR, BKM–Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Madjid, meminta Unit Pelayanan Teknis (UPT) Losari segera melakukan pemetaan biaya sewa wilayah Pantai Losari.
Pemetaan dilakukan supaya pelaksanaan event yang dipusatkan di Pantai Losari ini dapat terkoordinir dengan baik. Sehingga pendapatan penggunaan Pantai Losari bisa jelas.
“Pak Pj sudah menyampaikan bahwa harus ada space publish ketika ada event di Pantai Losari, termasuk pelaksanaan Eight Festival (F8). Untuk itu, saya minta UPT Losari segera melakukan pemetaan biaya sewa wilayah Pantai Losari,” ungkap Maya sapaannya.
Pemetaan biaya sewa Pantai Losari dikatakan Maya, harus memiliki perbedaan biaya sewa. Misal tergantung event apa yang diselenggarakan. Contoh event sosial, yang biaya sewanya tentu tidak sama biaya sewanya dengan event non sosial. Bahkan kata Maya, even sosial seharusnya tidak dibebankan biaya hal ini berkaitan dengan sosial.
“Kalau betul-betul event sosial, kalau bisa tidak usah ada sewanya karena ini berkaitan dengan orang banyak,” ungkapnya.
Terkhusus pelaksanaan Eight Festival (F8), Maya menegaskan, nantinya tetap dilaksanakan di Pantai Losari. Hanya saja, ia mengatakan harus tetap ada space publick yang tersedia.
“Itu saja wilayah tulisan Pantai Losari, pak Pj meminta pada pelaksanaan F8 mendatang tidak bisa lakukan pemasangan tenda, hal ini merupakan ikon Kota Makassar, sehingga ketika ada yang berkunjung pada hari itu mereka tetap bisa menikmati pantai Losari,” tutup Maya.(nug/war/c)
Kadispar Minta Petakan Biaya Sewa Losari
×

