pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

NA Instruksikan Manfaatkan Fasilitas di MNP

MAKASSAR, BKM –Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengeluarkan surat edaran yang menghimbau para eksportir untuk memanfaatkan fasilitas direct call Makassar New Port (MNP), sehingga tidak perlu lagi ke pelabuhan Surabaya dan Jakarta.
Merespon surat edaran tersebut, Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulsel, H Arief R Pabettengi saat diskusi di Kantor Otoritas Pelabuhan Makassar, kemarin, mengatakan para eksportir memperhitungkan tiga point yakni efisiensi waktu, biaya serta transportasi.
“Menyikapi surat edaran dari Pak Gubernur sangat mengapresiasi sekali. Kalau tiga point tadi sudah menjadi basis untuk kami jadikan perhitungan. Insya Allah kami akan melakukan bahkan mungkin akan banyak melakukan kegiatan di pelabuhan Makassar,” katanya.
General Manager Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru di kesempatan yang sama, mengatakan pihaknya akan terus menyiapkan fasilitas dan alat untuk mengakomodir kebutuhan para eksportir yang ingin memanfaatkan direct call.
Apalagi, lanjut dia, setelah adanya surat edaran Gubernur Sulsel yang menghimbau para eksportir tidak perlu ke Surabaya dan Jakarta, dapat dipastikan pengiriman ekspor melalui MNP akan meningkat pesat.
Aris, bahkan mengaku telah menyampaikan kepada International Container Transport Coordinator (ICTC) untuk menyiapkan armada dan rute tambahan yang belum dilewati untuk mengantisipasi peningkatan ekspor melalui MNP.
“Atau kepada pelayaran nasional yang bisa melirik peluang ini karena ini pasti akan meningkat pesat, karena jauh sebelumnya Pelindo membangun New Port itu untuk mengantisipasi dan menyiapkan ke depan nanti pelabuhan Makassar menjadi hub,” jelasnya.
Kabid Lalu Lintas, Ops dan Usaha Kepelabuhanan, Triono mengatakan Otoritas Pelabuhan telah siap melayani para eksportir mulai dari dermaga khusus untuk melayani kapal asing, SOP dan penentuan lokasi.
“Bahkan kami kapalnya sudah ada sekali seminggu sudah berjalan tinggal beberapa kapal yang masih kosong, makanya kami minta mari semuanya teman-teman eksportir ini kita galakkan ekspor kita melalui pelabuhan utama Makassar, tidak perlu lagi ke Pelabuhan lain karena kita sarana dan prasarana sudah siap semua,” kata Triono.
Selain itu, di kesempatan tersebut, Balai Karantina Pertanian Sulsel juga memaparkan kondisi ekspor komoditas pertanian dari bulan Januari hingga Juni adalah senilai Rp6 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Adapun jumlah ekspor produk pertanian adalah tiga kontainer saja, lalu meningkat menjadi 142 kontainer di MNP setelah keluarnya surat edara Gubernur untuk memanfaatkan fasilitas direct call ke Asia, Eropa dan Amerika. Tidak hanya itu, setelah adanya surat edaran tersebut pemanfaatan direct call diprediksi akan meningkat minimal 50 persen. (rhm)



×


NA Instruksikan Manfaatkan Fasilitas di MNP

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar