pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kesbangpol Deteksi Dini Hambatan Pelaku Usaha

MAKASSAR, BKM — Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel tidak hanya bertugas menjaga dan memperkokoh ketahanan dan keamanan daerah, namun juga mewujudkan ketahanan ekonomi dan kemandirian.
Di era perdagangan bebas dan era 4.0 saat ini, dimana transaksi perdagangan sudah bergeser pada sistem online, Kesbangpol memiliki kewajiban melakukan deteksi dini, persoalan-persoalan apa yang dihadapi para pelaku ekonomi, khususnya yang berskala kecil hingga menengah (UMKM).
Kepala Bidang (Kabid) Bela Negara dan Ketahanan Ekonomi (Kesbangpol) Sulsel, Anne Marie, menjelaskan, pihaknya berkewajiban untuk mengetahui tantangan apa yang dihadapi, bagaimana menginisiasi para pelaku ekonomi untuk tetap bisa bertahan mengembangkan usahanya di saat sekarang ini.
“Ketahanan ekonomi sangat berkaitan dengan ketahanan negara. Ketika ketahanan ekonomi lemah, akan berpengaruh terhadap kondisi suatu daerah. Kesbangpol punya kewajiban bagaimana ikut menjaga ketahanan ekonomi tersebut agar bisa tetap kuat,” ungkap Anne Marie dalam kegiatan Dialog Publik Peningkatan Lembaga Usaha.
Merujuk pada persoalan itu, Kesbangpol Sulsel mengumpulkan sekitar 100 pelaku UMKM untuk diberi bekal bagaimana bisa bersaing tetap fight di era penuh persaingan ini.
“Kita juga mau melihat dan memetakan kondisi UMKM yang ada. Kemudian memberikan rekomendasi-rekomendasi apa yang harus mereka lakukan,” tambah Anne, Selasa (19/11) di Hotel D’Maleo Makassar.
Plt Kepala Badan Kesbangpol Sulsel, Ni’mal Lahamang mengemukakan, selain para pelaku UMKM bisa mempertahankan usahanya, diharapkan juga mereka bisa memperluas dan menciptakan peluang usaha baru.
Hal itu dinilai sangat penting supaya sektor riil terus bergerak sehingga perekonomian tetap stabil
“Kita juga memberikan motivasi kepada para pelaku ekonomi agar semakin giat dalam mengembangkan usahanya. Itu merupakan salah satu upaya untuk
memperkokoh ketahanan dan meningkatan daya saing,” ungkap Ni’mal.
Sementara itu, Asisten I Pemprov Sulsel, Aslam Patonangi mengemukakan Kesbangpol Sulsel juga punya kewajiban bagaimana menjaga pelaku ekonomi untuk bisa bertahan di pasar bebas.
“Kesbangpol harus bisa memberikan rekomendasi apa untuk bisa bertahan di pasar bebas,” kata Aslam.
Beberapa strategi yang harus dilakukan, tambah Aslam, diantaranya meningkatkan integrasi perdagangan antarwilayah melalui pengembangan jaringan distribusi perdagangan untuk mendorong kelancaran arus barang sehingga ketersediaan barang dan kestabilan harga dapat terjaga.
Selain itu, keningkatkan iklim usaha perdagangan, melalui persaingan usaha yang sehat dan pengamanan
perdagangan, untuk mendorong pengembangan usaha kecil menengah, peningkatan usaha ritel
tradisional dan modern, bisnis waralaba, termasuk pola kerjasama yang saling menguntungkan antar pelaku usaha.
Dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dengan memaksimalkan potensi pasar domestik melalui pemanfaatan daya kreasi bangsa. (rhm)




×


Kesbangpol Deteksi Dini Hambatan Pelaku Usaha

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar