MAKASSAR, BKM–Tahun ini Makassar kembali mengukir dua sejarah. Selain bertahan sebagai juara dua untuk P2WKSS, Kota Makassar akhirnya merebut juara satu pada lomba Akselerasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (AP4AKB) tingkat Pratama dengan angka melebihi perolehan madya.
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Provinsi Sulsel Andi Murlina Muallim, memberi apresiasi positif ke Kota Makassar.“Awal tahun ini, Makassar masih nol, dengan kerja delapan bulan bisa merebut dua penghargaan bergengsi sekaligus, di sini luar biasanya, karena harus kerja keras,” katanya.
Andi Murlina menyebut AP4AKB adalah penghargaan mini dari Presiden RI Anugrah Parahita Eka Praya (APE) yang diperlombangan pada tahun genap dan Kota Layak Anak (KLA) pada tahun ganjil. Untuk bisa mendapatkan APE harus memiliki dokumen KLA hasil verifikasi. “Makassar tidak dapat KLA itu, hanya selisih 10 poin saja. Banyak kerjaan, kurang dukungan dokumentasi, termasuk Musrembang Anak,” ujarnya.
Untuk menang pada AP4AKB, kota memenuhi 31 indikator dengan 5 klaster dan memenuhi tujuh prsyarat pengarusutamaan gender dengan 71 pertanyaan. Prasyarat PUG itu terdiri dari kebijakan, komitmen, kelembagaan, data terpilih gender, sumber daya manusia, dan perencanaan penganggaran responship gender (PPRG). Khusus untuk PPRG ke-52 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus mendukung. Bappeda, Badan Keuangan, Inspektorat, dan BPPPA pendukung utama yang menggerakan AP4AKB. “Pemberdayaan perempuan fasilitator utamanya,” kata Murlina.
Tentang penghargaan ini, Moh Ramdhan ‘’Danny’’ Pomanto dan Ketua Tim Penggerak PKK Indira Jusuf Ismail sangat merespon. “Selama ini perempuan miskin penghargaan, sekarang sudah mengejar ketertinggalan, saya berharap ini di tingkat nasional Makassar berkibar juga,” katanya saat Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Makassar Tenri A. Palallo, Zainal A. Takko (Camat Tallo), Abd Muis (Lurah Pannampu) bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kec dan Kelurahan, dan Kabid PUG BPPPA Syahniar Syam menyerahkan piala tersebut untuk ‘diistirahatkan’ di ruang tamu Wali Kota bersama piala Adipura dan penghargaan lainnya. (arf/war/c)
Pemkot Juara I Lomba Pemberdayaan Perempuan
×

